Posts from the ‘Someone’ Category

” Senyumnya “

Kalian tau apa yang kusukai dari dirinya ??. Sejak pertama kali bertemu dengannya saat itu. Aku merasa biasa saja saat melihatnya untuk yang pertama kali dan ingin sekali menjadikannya sebagai teman. Tapi entah mengapa seiring waktu berjalan dan aku mulai mengenal dirinya, ada sesuatu yang membuatku menyukai dirinya. Dia tersenyum padaku…!!, ya Allah apakah aku sedang bermimpi ?!. Senyumnya berbeda sekali dengan apa yang pernah ku lihat selama ini. Dia benar – benar tersenyum padaku saat itu dan dia selalu menjabat tanganku setiap kali bertemu. Baru kali ini aku melihatnya tersenyum berbeda dari biasanya. Senyumnya begitu manis, rasanya aku tidak ingin memalingkan wajahku saat berjumpa dengannya… : )

Memilikinya sebagai seorang sahabat, itu sudah cukup bagiku. Aku tidak ingin membuatnya terluka bila dia harus menjadi pacarku. Tadinya aku hanya menganggapnya hanya teman biasa. Tapi kini sudah berbeda, dia bukan lagi temanku melainkan sahabatku. Aku senang bisa mengenal dia. Awalnya saat pertama kali melihatnya, aku hanya bisa berharap dalam hatiku. Mungkinkah aku bisa mengenal dirinya dan menjadikannya sebagai seorang sahabat…??. Dan kalian tau.., apa yang aku inginkan / harapkan menjadi kenyataan di dalam hidupku. Jujurku katakan dari dalam hatiku ” Aku menyayanginya sebagai seorang sahabat ke sahabatnya sendiri “.

Tidak selamanya. Hubungan pertemanan / persahabatan itu dalam keadaan baik. Ada saatnya kami merasakan apa yang namanya pertengkaran. Bagiku itu adalah sebuah ujian yang harus kami lalui untuk mengerti akan apa artinya persahabatan itu sendiri. Tapi pertengkaran itu tidak akan bertahan lama, karena kami saling menyayangi satu sama lain. Dan hanya orang – orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya. Termasuk kami… : )

Sahabat adalah kekasih terdekat kita. Dia akan selalu ada untuk kita, walau dia tidak mesti selalu berada disisi kita. Dia seperti bintang malam. Walau pun tak selalu tampak di langit malam, dia pasti kan datang menemani sang malam di lain waktu. Dia (sahabat) adalah penyemangat dalam hidup kita. Dan aku akan selalu merindukannya dimana pun kami berada, walau pun jarak dan waktu memisahkan kami. Dia tetap sahabatku yang akan selalu berada dalam hatiku, selamanya… : )

Untuk Sahabatku…

( Karawang, 20 Desember 2009 ).

” Salah Paham “

Aku senang bisa mengenal dan dekat dengannya.Dia anak yang pintar dan juga baik hati.Selalu membantuku bila aku dalam kesulitan dan membutuhkan pertolongannya.”He is My Friend Special,just for Me”.Datang dengan senyuman manis untukku.Setiap kali bertemu dengannya,dia selalu tersenyum dan menjabat tanganku.Begitu pun sebaliknya.Terkadang aku sering merindukan canda, tawa dan juga hadirnya di dekatku.Apalagi kalau dia lagi iseng..,heheh… : D gak mau berhenti jahil / keisengannya, kalau lihat aku diem.Dia penyemangat dalam hidup.Mengisi hari – hari ku selama ini,hanya di kota ini.

Ada rasa yang kurasakan padanya,sebelumnya.Mungkinkah aku mulai menyukainya.Saat dia tidak ada di dekatku,aku merasa kehilangannya.
Dan aku ingin dia hadir di dekatku selalu.Aku rasa ini adalah cinta.Rasa yang hadir dalam hatiku untuknya saat itu dengan sampai sekarang.Bibir boleh mengatakan tidak tapi hati tidak dapat di bohongi.Aku menyukainya.Dia akan selalu ada dalam setiap langkah kaki ku.Dapatkah aku bertemu dengannya kembali di kota ini….??
Aku berharap itu kan terjadi,suatu hari nanti.Entah kapan, aku tidak dapat menebaknya.Kini waktu telah memisahkan aku dengan dirinya.Aku disini dan dia ada di sana.Walau jarak memisahkan aku dengannya saat ini,dia akan selalu hadir dalam hatiku selalu.Mengisi hati ini dengan namanya dan rasa yang hadir dalam hidupku.

Dan pada akhirnya.Masalah itu datang…

Tidak selamanya pertemanan itu harus berjalan dengan baik.Kini ada masalah yang hadir dalam kehidupan pertemanan aku dengannya.Ini adalah masalah kesalah pahaman antara aku dan juga dia.Apa yang ku tulis adalah hal yang biasa tapi tidak seperti yang di fikirkan olehnya.Dia merasa bersalah atau apalah ..,padaku.Yang jelas dia sudah mengartikannya dengan salah dengan kata – kata yang ku tulis… : (
Ya Allah..,rasanya menyakitkan dan juga sedih.Kini hubungan pertemanan kami berantakan.Tidak seperti dulu,selalu ada canda dan juga tawa mu yang selalu menghiasi hari – hari ku.

Dia salah paham.Andaikan aku dapat menjelaskannya.Tapi tak ada jawaban darinya untukku.Haruskah hubungan ini berakhir menyedihakan seperti ini…?? ( Tidak pernah terbayangkan olehku sebelumnya..)
Aku sedih… : ( andaikan kata itu tidak pernah ku tulis dan dia tidak salah mengartikannya..,mungkin semua tidak akan seperti ini.
Sampai saat masalah ini datang menghampiriku.Aku berfikir,mungkinkah ada baiknya aku menjauh darinya.Agar tak ada yang tersakiti olehku.
Mungkinkah ku dapat melakukannya..,sedangkan aku sangat sayang padanya…?! Apa yang harus ku lakukan…?? : (

Bila suatu hari nanti aku bertemu dengannya kembali.Aku ingin meminta maaf kalau aku telah menyakiti hatinya…
Andaikan saja dia bisa mengerti dan tau apa yang kurasa..,apa yang akan dia katakan padaku…??
Haruskah pertemanan yang ku mulai dari rasa ketulusan ,berakhir sedih.Aku tidak pernah menginginkan hal seperti ini.Sayangnya..,dia tidak pernah melihat dengan hatinya akan apa yang telah terjadi.Atau aku yang salah…?!
Maafkan Aku.., ” Someone “.

Puisi Untukmu…

” Luka Itu ”

Aku minta maaf
Bukannya aku tak melihat
Kau datang menyapaku disini
Aku hanya ingin kau mengerti
Bahwa aku menyayangi dirimu
Rasanya terlalu sakit untukku
Melihat dirimu di dekatku
Berat rasanya hati ini untuk
Mengatakan yang sejujurnya
Kini tiada lagi kata terucap
Hanya senyum yang akan
Menjawabnya untukmu
Atas rasa yang ku rasakan
Mungkin ini yang terbaik
Untukku dan dirimu

For My Friend Special..,” AS “.

( Bogor, 10 September 2009 )

– Ika’ –

Hati yg terluka

” Dia “

Semenjak bertemu dengannya kembali.Jujur ku katakan,aku senang.Dia yang dulu pernah hadir dalam hati ini kini telah kembali hadir.Mengisi hari – hari ku yang kosong dengan canda dan tawanya walau itu hanya dalam dunia maya.Entah mengapa aku ingin selalu dekat dengannya.Dan tanpa ku sadari,rasa itu kembali hadir dalam hatiku.Rasa yang pernah ku rasakan untuknya.Sayangnya dia tidak melihatnya dengan hatinya bahwa ada seseorang yang sangat menyayanginya.

” Kadang kita bodoh,tidak melihat ada seseorang yang dekat dan menyayangi kita dengan tulus.Sedangkan kita hanya mengejar seseorang yang pernah melukai hati dan juga tidak menyukai kita.”

Bodoh..,hee…
Bagaimana bisa aku menyukainya kembali.Setelah rasa itu hilang.Sedangkan dia menyukainya dan hatinya bukan untukku.Ya Allah..,rasanya begitu pedih untuk ku rasakan sendiri.Hanya KAU yang tau segalanya…
Apakah ini yang dinamakan cinta…??
( Sebesar itukah rasa sayang dia padanya..?? ,aku tidak tau dan hanya dia yang mengetahui dan merasakannya… ).

Rasanya ini begitu sulit untuk ku mengerti…
Tapi aku harus menerimanya dan mengikhlaskan hatinya untuk dia.Seseorang yang telah melukai hatinya.
Rasanya walau pun hati ini sakit oleh hatinya.Aku ingin selalu menjaga dan menyayanginya walau hanya sebagai seorang sahabat dalam ucapan dan di hatinya.Yang selalu ada walau pun tidak mesti ada di dekatnya,menemani…
Entahlah sampai kapan aku akan tetap seperti ini.Aku ingin semuanya berakhir.Menghapus jejak dan namanya dalah hatiku.Ku hanya bisa mengatakan padanya…

” Ku ucapkan terima kasih banyak.Kau telah mengisi hariku dengan canda dan tawamu walau itu tidak nyata.Tapi aku senang bisa bertemu denganmu.Ku rasa kau lebih nyaman berada dekat dengannya dibandingkan denganku.Hadir dirinya selalu kau rindukan.Dan aku hanyalah pendatang yang tidak semestinya berada di antara kalian berdua.Aku tidak ingin ada yang terluka.Dan aku putuskan untuk pergi menjauh dari hidupmu sahabat.Lagi pula aku tidak terlalu berperan di hati dan juga hidupmu.Jaga dirimu baik -baik.Maafkan aku..,ini harus ku lakukan.Walau berat untuk ku rasakan.Ini harus ku lakukan karena aku sangat…
Aku hanya bisa berdoa untukmu.Semoga apa yang ingin kau dapatkan bisa kau raih dengan sempurna… : )

Puisi Terakhir Untukmu…

” ………”

Kau datang seperti angin
Tak terlihat tapi begitu terasa
Lembut menyapa diriku
Yang terdiam tanpa kata

Lupakan aku dan aku pun akan melupakanmu…
Terima Kasih untuk semuanya.
Semangat dan doa yang selalu kau berikan untukku.

SEMANGAT…!!10x : D

Bogor, 27 Agustus 2009.

-Emi’-

someone

” Dia..”

” Dia…”

Emm..,tak habis kataku untuk menggambarkan siapa dia.Seseorang yang telah mengisi hari – hariku dengan penuh warna.Dia yang bisa membuatku tertawa dengan candanya.Dia yang selalu membuat ku tersenyum tiap kali melihatnya.Saat berada dekatnya aku merasa nyaman.Tapi entah mengapa..,aku merasa gugup saat berjumpa dengannya.Aku benar – benar gugup..,heheh…
Mungkinkah aku telah menyukainya.Apa benar yang ku rasakan saat ini adalah cinta…?? ( entahlah..,ku berharap itu benar…). Karena baik.., tidak bertemunya secara langsung atau pun tidak.Aku merasa merindukan kehadirannya d sini ( sedang apa ya..,dia saat ini…?? ). 😦
Dia yang selalu menemaniku..,dalam heningnya malam.Saat melihatnya secara tidak langsung..,yang bisa ku lakukan hanya bisa tersenyum.Melihat tingkahnya yang koyol.Dia masih seperti yang ku kenal dulu (dia tidak berubah sama sekali..).Itu yang ku suka darinya.

Andaikan kita masih bisa tertawa bersama seperti dulu.Tapi sayangnya dia tak ada di dekatku saat ini… 😦
Ada satu hal yang takkan ku lupa darinya.Dan hanya aku yang tahu.Dia seperti bintang malam yang selalu menyinari malamku..,yang sunyi.Bayangnya selalu hadir dalam setiap langkahku.Aku benar – benar merasa kehilangannya.Saat dia harus bersama dengan yang lainnya.
Tawa itu..,canda itu..,dan senyummu kini tak seperti pertama kalinya ku berjumpa denganmu di…
Aku merasa kau juga merindukanku.Apa benar yang kurasakan saat ini.Aku hanya ingin meyakinkannya saja.Haruskah aku kehilanganmu untuk yang ke 2 (dua) kalinya…?? ( aku takut..) 😦

Aku juga tidak mengerti dengan apa yang terjadi sampai saat ini.Kenapa aku harus bertemu denganmu setelah hari itu memisahkan aku dan kamu.
Kalau memang aku harus kehilanganmu.Dan kini bertemu kembali dalam kehidupan ku (saat aku melangkah tuk maju meninggalkan semua kenangan itu…).Tapi aku senang bisa mengenalnya sampai saat ini.Setidaknya aku masih bisa melihat senyum..,canda dan juga tawanya.Aku bisa mendengar tawanya, karena suaranya selalu menghantuiku.Kemana pun aku pergi.
Aku hanya bisa mengatakan padanya dalam hatiku ” I Miss You “.
Tersenyumlah selalu untukku.Karena aku menyukainya…

( Bogor, 18 Mei 2009 )

-bi’-