Posts from the ‘Someone in My Heart’ Category

” Yang Tersimpan “

Kau tahu. Banyak sekali pertanyaan yang ingin ku tanyakan padamu.Dari hal – hal yang kau sukai, kisah masa lalu mu, sampai dengan kisah saat waktu memisahkan kita. Begitu banyak kisah yang sempat kau beri untuk ku saat kita masih bersama, saat aku masih bisa melihatmu dari dekat. Menatap matamu dan juga menjabat tanganmu yang hangat dan penuh senyuman manis yang terukir di wajah mu, yang selalu kau berikan padaku. Setiap kali kita bertemu.

Aku sempat merasakan sebuah rasa, yang belum sempat ku katakan padamu. Saat itu, yang ku tahu kau telah memiliki seorang kekasih di keseharianmu dan juga hatimu. Rasanya aku ingin sekali menjauh dari mu dan aku berharap ini hanyalah sebuah mimpi. Mungkinkah, aku telah jatuh cinta padamu “ Starlight ” ??. Selama ini, saat kita masih bersama dulu. Saat kau selalu ada dekat denganku “ Apakah kau pernah menyukaiku atau mungkin aku pernah singgah di hatimu ?? ”. Pertanyaan itu yang selalu membuat fikiranku selalu tertuju padamu. Aku hanya ingin mendengar kau mengatakan “ Aku mencintaimu ”. Kalau pun itu benar, kau memang menyukaiku.

Selain itu, aku ingin bertanya padamu. Kenapa hubungan pertemanan kita, tidak bisa seperti dulu. Saat kau masih bisa membuatku tersenyum, di keseharianku.Kini.., saat kau mulai menjauh dari ku. Tidak dapat melihat wajah dan ragamu lagi. Aku merasa kau telah berubah. Mungkinkah kau sengaja menghindar dariku dan ingin melupakan ku sebagai teman mu ?? ( jika kau menyukai ku ) . Atau mungkin.., kau tidak mau membuat ku terluka. Saat kau tau, jika aku memang benar menyukai mu ?? ( begitu juga denganmu ). Adakah salah satu dari pemikiranku yang kau anggap benar ?!. Kalau pun aku punya salah padamu, apa pun itu. Aku hanya bisa mengatakan “ Maafkan aku..,aku hanyalah manusia biasa.Yang terkadang melakukan kesalahan.Di luar kesadaranku”. Andaikan saja kau tau..,apakah mungkin kau akan terus menjauh dariku.Tanpa ada kata sapaan satu pun untukku dari mu, yang ingin ku dengar dan ku baca. Tidak bisakah kau merasakan apa yang kurasakan dan inginkan dari mu. Hanya sebuah kata sapaan.., yang mungkin bisa membuatku sedikit bahagia dan tersenyum. Karena telah mendapatkannya.

Sebelum aku pergi jauh dan tak kan kembali. Aku ingin kau tau satu hal.., aku ingin kau tahu bahwa aku menyukaimu. Maaf..,mungkin ini terlalu berlebihan. Tapi inilah yang ku rasakan selama ini untuk mu.Tak pernah sedetik pun fikiranku lupa akan dirimu. Kau yang selalu ada dalam hati dan juga fikiranku. Ingin rasanya aku sebentar saja tak ingat akan dirimu..,namun entah mengapa perasaan ku begitu kuat tentang mu. Inikah yang dinamakan dengan “ Cinta Pertama ” ??. Sulit untuk di lupakan…

Maaf..,jika aku memiliki perasaan ini pada mu. Jujur ku katakan.., aku pun tak ingin merasakan rasa ini. Jika kau tak menyukai ku atau tidak menginginkannya terjadi. Aku pun tak tau, mengapa perasaan ini datang dalam hati ku, untuk mu. Aku juga tidak menginginkan, cinta ku bertepuk sebelah tangan atau mungkin merasakan perasaan ini sendirian. Lelah rasanya bila ku rasakan. Yang aku tau adalah, cinta atau perasaan ini hadir karena kehendak-Nya. Aku tidak dapat berbuat apa – apa..,akan hal ini. Yang dapat ku lakukan adalah merasakan dan menerima perasaan cinta dan sayang ini hadir, dalam hatiku. Dan mengapa harus dirimu.., dan itu pun aku tak tau..

Perasaan ku tulus pada mu. Yang ku inginkan adalah biar pun kau tak lagi berada di dekatku. Atau pun tak dapat melihat mu lagi. Setidaknya aku bisa merasakan kehadiran dirimu melalui “Dunia Maya” atau pun pesan singkat “ SMS ” yang bisa kau kirim, untuk ku disini. Biar pun kita terpisahkan oleh jarak dan waktu. Aku ingin bayangan mu selalu menemaniku..,melangkah pergi. Jujur aku katakan pada mu melalui catatan ku ini, sampai kau dapat membacanya nanti. “ Aku senang, bisa mengenal dan berjumpa dengan mu. Hingga aku dapat menjadikan mu sahabat ku..”.

Mungkin kau tidak tau akan perasaan ku. Tapi aku yakin.., suatu hari nanti kau akan mengetahuinya. Setelah membaca semua catatan – catatan ku.Entah sekarang kau sedang membacanya atau mungkin di hari dimana kau mulai membacanya. Yang sebenarnya ku inginkan adalah aku bisa mengatakannya secara langsung. Tapi keberanian itu belum datang padaku. Selain itu.., aku takut kau menjauh dariku. Saat kau tau yang sebenarnya. Itu yang selalu ku fikirkan dalam otak ku. Aku hanya ingin perasaan ku tenang.., setelah mengatakannya.
Hanya ada 2 pilihan disini :
(1) Aku mengatakannya secara langsung atau pun tidak, dan harus menerima resiko, apa pun yang akan terjadi nanti. Setelah aku mengatakannya.
(2) Tidak mengatakannya sama sekali. Dan berharap suatu hari nanti.., kau dapat membacanya. Terakhir.., keputusan berada di tangan mu.

Aku tidak ingin.., kau merasa tidak enak terhadap ku. Lalu kau terpaksa menyukai ku. Aku tidak menginginkan hal semacam itu terjadi. Aku benar – benar tulus.., apapun yang akan terjadi (kalau kau akhirnya, memang tidak menyukai ku). Aku hanya takut kehilangan mu sebagai teman terbaik ku.

Aku minta maaf..,akan perasaan yang datang, dalam hati ku ini. Jika kau merasa tidak menyukai ku…. : )

“ Starlight ”..,ini nama yang ku berikan untuk mu. Aku berharap kau menyukainya. Senang rasanya saat aku dapat mengambil gambar dirimu yang sedang tersenyum, dari kamera handphone ku. Saat aku merasa sedih dan terluka. Aku dapat melihat foto mu dan tersenyum seketika dalam tangis ku. Seakan kau sedang menghibur dan merayu ku tuk dapat tersenyum kembali. Kini..,foto – foto inilah yang menemani ku, saat aku merasakan rindu pada mu. Melihatnya..,lembar demi lembar gambar tersebut. Maaf.., jika suatu hari nanti aku tak dapat menemani mu bermain lagi, berbagi cerita, dan juga membalas semua kiriman mu yang datang, untuk ku. Mungkin aku tak akan ada lagi.., seperti saat kita masih bisa bertemu, seperti dulu. Aku berharap setelah kau membaca ini. Aku tidak ingin ada rasa sesal dalam hatimu, untuk atau terhadap ku.Sekali lagi maaf.., aku mencintai mu… : ) “ Sorry.., I Love You ”.

Bogor, 11 Oktober 2010.

” Kenangan Indah “

Kisah ini berawal dari sebuah pertemuanku dengan seseorang. He is ” Someone in My Heart “. Awalnya aku berharap, mungkin dengan adanya aku di kota ini. Aku bisa menemukan seseorang yang bisa aku sukai. Sekaligus melupakan seseorang di masa lalu ku.Datang dalam keterlambatan waktu saat itu, sehingga aku tak dapat melihat setiap anak (teman baruku saat itu) dalam ruangan yang gelap, hanya diterangi oleh pantulan sinar dari layar LCD. Lalu aku pun duduk dibaris depan. Diantara mereka tanpa ada kata satu pun yang terucap. Fokus dengan apa yang sedang aku lihat dan perhatikan di layar. Selesai, aku pun keluar ruangan lalu pergi. Tanpa mempedulikan apa yang sedang mereka bicarakan atau rencanakan.

Suatu hari setelah selesai seminar berlangsung, aku mulai masuk kuliah. Jarak rumahku saat itu tidaklah terlalu jauh dengan tempat kuliahku. Aku berjalan mengikuti arah kemana tempat yang akan ku tuju. Di luar halaman aku melihat sekumpulan anak – anak perempuan sedang berdiri. Entah apa yang sedang mereka bicarakan. Aku seperti mendengar ada yang memanggil namaku, dan tatapan mayaku tertuju pada mereka. Tersenyum padaku, aku pun bertanya dalam hati ” mungkinkah salah satu dari mereka yang memanggilku ??. Dan dari mana dia tahu namaku ??? “. Aku pun melanjutkan langkah kakiku tanpa memperdulikan mereka. Pandanganku tertuju pada 2 ( dua ) orang anak laki – laki, yang duduk di lantai teras, depan kampusku. Mereka tersenyum dari kejauhan, begitu juga aku sebaliknya membalasnya dengan senyuman.Saat aku akan masuk ke dalam dan membuka pintu, salah satu anak yang duduk tadi mengatakan padaku ” belum masuk, duduk sini aja dulu “. Mau tidak mau, lalu aku pun duduk dengan mereka. Berada di pinggir sebelah kiri mereka berdua. Tanyaku dalam hati ” mungkinkah mereka teman baruku disini dan juga teman sekelasku ?? “. Akhirnya mereka yang memulai percakapan dan berkenalan dengan ku. Mulai dari yang di sebelah samping kananku, kemudian di sebelahnya lagi.

Kami saling memberitahukan nama masing – masing. Dan mulai mengobrol, yah walaupun belum begitu atau terlalu akrab. Karena kami baru saling mengenal. Ternyata mereka teman baru di ruanganku. Sekarang baru aku tahu dari pembicaraan kami. Awalnya perasaan ku biasa saja, saat melihat mereka berdua. Dan aku juga tidak tahu kalau salah satu diantara mereka berdua, adalah salah satu orang yang akan kusukai. Aku menyebutnya dengan ” Someone in My Heart “.

Tak lama kami mengobrol, mereka bangun dan mengatakan padaku. Kalau kelas akan segera dimulai, akhirnya aku pun bangun dari dudukku dan kami pun masuk. Menaiki tangga demi anak tangga menuju ruangan kelas kami. Oh.., ternyata kumpulan anak perempuan tadi teman satu kelas ku. Sorry.., aku gak tahu sebelumnya kalau kalian teman satu kelas ku. Dan aku juga gak tahu wajah kalian sebelumnya. Karena waktu itu, aku datang terlambat dan wajah kalian tak begitu jelas untuk kulihat. Aku pun duduk di barisan depan mengikuti pelajaran yang sedang akan berlangsung… ” Bahasa Inggris “. Yah… Yah… Yah… (gak bersemangat saat mengetahuinya). Kami pun diminta untuk memperkenalkan diri dengan menggunakan Bahasa Inggris ( mati gw.., aduuuuuuuuhh… ). Fiuuh.., untung disamping gw ada temen dulu kalau gak, gak tau deh. Pikiran gw melayang kemana – mana, dan saat giliran gw untuk memperkenalkan diri, nah disaat gw harus mengatakan kata ” Female “, gw salah sebut dan menjadi ” Male “. Sempontan saja anak – anak yang ada di dalam ruangan tertawa semua termasuk Dosen gw. Aduuuuuuuuhh.., baru pertama kali masuk sudah seperti ini. Heheheheh…. : D ” Salah yuah ?? “. Akhirnya gw pun memperbaiki atau mengulangnya lagi, di bagian yang salah tadi.

BERSAMBUNG DULU YAH.., HEHEH… : D

” Aku menyebutnya dengan… “

Menceritakan tentang dirinya, takkan pernah habis untuk ku. Dia adalah seseorang yang kusukai sampai detik ini. Mungkin dia tidak tau kalau sebenarnya aku diam – diam menyukai dirinya. Pertama kali bertemu dengannya, perasaan ku biasa saja dan sampai pada akhirnya, aku dan juga dia menjadi teman. Saling mengisi satu sama lain.

Awalnya aku anak yang pendiam, saat aku masih duduk di bangku kuliah. Mungkin teman – teman ada yang mengatakan aku sombong atau apalah kata mereka. Jujur aku katakan, aku tidak mudah terlalu cepat akrab dengan lingkungan yang baru. Makannya dari itu, aku menjadi anak yang pendiam saat pertama kali masuk kuliah… : D heheh…
Selain itu juga kediaman ku itu, bukan berarti aku tidak mau mengobrol dengan mereka. Yang ku lakukan biasanya memperhatikan mereka satu persatu. Seperti apa dia, karakter dan wataknya itu bagaimana ?!
Sekalian beradaptasilah, hihih… : D

Saat aku mengenal mereka satu persatu, baik dari luar dan dalam dari mereka (maksudnya adalah hati mereka). Aku bisa tau bagaimana cara saat berhadapan dengan mereka. Tidak semua orang bisa di ajak bercanda begitu saja, makannya dari itu aku suka sekali memperhatikan orang. Sebelum aku mengenalnya lebih dekat… : )

Dan pada akhirnya…

Suatu hari ada seseorang yag selalu menghiburku dengan tingkah konyol yang sering dia buat. Dia tidak lain adalah teman baruku saat itu. Mungkin dia ingin melihatku tersenyum dan bangun dari sifat pendiamku saat itu.
Setiap kali melihat tingkah lakunya yang konyol. Aku pun tidak bisa untuk menahan gelak tawa ku saat itu. Rasa tawa dan senyum pun menjadi satu.
Dia selalu membuatku tersenyum setiap kali aku diam. Yang aku tau dia anaknya tidak suka sekali melihat ada anak yang terlalu pendiam. Contohnya seperti aku… : D heheh…

Berbagai macam cara dia lakukan untuk bisa membuatku tersenyum dan tertawa. Jujur aku katakan, aku senang bisa mengenalnya menjadi teman ku saat itu. Selain itu juga dia suka sekali membantu ku, bila aku dalam kesulitan dan membutuhkannya. Dia selalu menolongku… : ) ( Terima kasih banyak ).
Yang membuatku heran adalah mengapa dia suka sekali mengganggu ku…?? . Cara yang dia lakukan saat bersama dengan yang lain berbeda. Dengan cara yang sering dia lakukan saat jahil atau bercanda denganku.
Yang jelas aku senang, ada seseorang yang bisa membuatku tertawa dan tersenyum kembali di hari – hari ku… : )

Kini dia bukan lagi teman ku. Melainkan Sahabatku ” My Best Friend “… : )
Aku ingin sekali bisa bermain bersamanya. Tapi sayang waktu itu dia sudah ada yang punya. Tanpa sadar perasaan itu datang untuk nya. Rasanya saat tau kalau dia sudah punya pujaan hati saat itu, sedih sekali… : (
Sebenarnya perasaan ini sudah hadir dalam hatiku. Sebelum dia memiliki seseorang dalam hatinya. Aku pun berusaha menjaga jarak dengannya. Bukan berarti aku membencinya, tapi ini semua ku lakukan karena aku sayang dengannya. Aku korbankan perasaan ku untuknya, hanya untuk bisa melihatnya tersenyum. Disamping seseorang yang ada di hatinya saat itu… : ) dan aku hanya bisa berdoa ” Semoga apa yang aku lakukan tidak sia – sia, untuknya “.

Terima kasih banyak aku ucapkan untuk mu ” My Best Friend “. Karena kau sudah mau menjadi teman terbaikku dan selalu membuatku tersenyum, tertawa dan juga ada saat aku membutuhkanmu.
Kini kau bukan lagi teman bagiku melainkan sahabat. Bila suatu hari kau membutuhkan ku, aku siap membantu sebisa ku… : )

Karena dia suka sekali membuatku tertawa dan tersenyum. Aku memberikan sebuah nama kesayangan untuknya yaitu ” Star light “… : )
Aku selalu merindukan hadirnya di dekatku. Dan aku juga merindukan senyum yang selalu terukir di wajahnya. Saat pertama kali kita bertemu… : )

( For My Best Friend )

Karawang, 09 Juni 2010.