Posts from the ‘Kisahku’ Category

” Haruskah…?! “

Entahlah.., apa benar yang sedang ku rasa saat ini pantas di katakan dengan ” PATAH HATI ?! “. Rasanya begitu menyakitkan. Aku tidak bisa membohongi hatiku kalau sebenarnya rasa sayang itu masih ada untukmu. Haruskah aku kehilanganmu untuk kedua kalinya ?!. Menyedihkan bila harus ku rasakan. Saat hati ini harus berkorban untuk seseorang yang kita sayang, pastinya ada satu hati yang harus teluka. Dan mengikhlaskannya pergi bersama seseorang yang di cintainya.

Rasanya hancur saat aku tahu kamu masih menyukainya. Aku seperti sendirian disini tanpa adanya hadirmu di dekatku dan menyapaku. Dirinya begitu beruntung, bila harus dibandingkan denganku. Dirinya adalah pemenang dalam hatimu dan bukan aku…!!. Cinta ini begitu sulit untuk ku mengerti. Haruskah aku pergi darimu, menghapus nomor telponmu dan juga membakar foto – fotomu…?!.
Andaikan saja kamu bisa mengerti aku sedikit saja. Mungkin tidak akan seperti ini keadaannya. Aku tidak dapat mengungkapkannya dengan hatiku saat tawa dan tangis ku menjadi satu. Apakah kamu bisa merasakannya, seperti apa rasanya !!.

Mengorbankan sebuah perasaan hati yang ku pendam untukmu selama ini, begitu sakit. Merelakanmu pergi bersama dengannya (seseorang yang kamu sayang dan pernah ada di hatimu). Mungkin ini harus kulakukan untuk bisa melihatmu tersenyum, bila bersama dengan dirinya. Aku Ikhlas kalau itu bisa membuatmu tersenyum bahagia. Walau hati ini sakit melepasmu dan melihatmu bersamanya.

Kata orang ” Cinta sejati adalah saat kita mencintai a/ menyayangi seseorang dan masih bisa tersenyum untuknya, walau itu bukan dengan kita “. Apakah aku adalah cinta sejatimu…??.
Kadang aku ingin menjauh dan melupakanmu. Tapi mengapa rasa sayang itu membuatku ingin selalu menyapamu. Kalau pun aku harus pergi, aku pastikan merindukan senyum dan juga genggaman tanganmu.
Aku tidak yakin akan bertemu denganmu lagi. Jadi kalau pun suatu hari nanti kita akan bertemu kembali, aku hanya bisa mengatakan ” Selamat Jalan Cinta Pertamaku “.

Selalulah Tersenyum. Karena senyummu adalah senyumku dan kekuatan untukku. Ku berdoa untukmu yang terbaik. Semoga kamu mendapatkan yang terbaik. Dan bahagia bila berada di sampingnya… : )
Dan saatnya untukku membuka hati untuk orang lain. Ku berharap ada seseorang yang bisa membuatku tersenyum kembali… : ) ” I Hope So “.
SEMANGAT….!! : D hee… (aku masih bisa tersenyum untukmu)

( Karawang, 09 Februari 2010 ).

” Kejutan untuk Ayah “

1 hari sebelumnya…

Hari ini aku dan adik kecilku membuat sebuah rencana. Dimana rencananya akan dijalankan besok (lusa). Kami bingung akan memberikan apa untuk Ayah besok. Yang jelas besok adalah hari Ulang Tahun Ayah, yang jatuh pada hari minggu tanggal 7 Februari. Emm.., tanggalnya sama kayak aku.Hee..,maklum angka manis… : D hohohoh…

Keuanganku sangat kecil sekali untuk saat ini. Jadi aku dan adik keciku memutuskan untuk patungan. Akhirnya kami pun sepakat dan membelikan kue tar buat Ayah. Sayangnya untuk saat ini aku tidak dapat membelikan Ayah kado, seperti yang ku belikan untuk Ibu. Tapi tidak apa, kurasa ini sudah cukup untuk sekarang saja. Kelanjutannya mungkin aku bisa untuk membelikannya sesuatu untuk Kedua Orang Tua ku dan juga Adik kecilku. Amiin Ya Allah… : )

Kue pun sudah di beli. Dan kue pun sudah di beli oleh Adikku. Sayangnya Ayah mengetahuinya, tapi tenang adikku mengatakan bahwa besok ada acara ulang tahun temannya. Syukurlah..,heheh… : D

Ke esokan harinya… ( Hari Minggu )

Emm..,kami sudah membuat rencana. Aku dan juga Adikku pura – pura tidak tahu kalau hari ini adalah Hari Ulang Tahun Ayah. Dengan tidak mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Beliau. Hihihih..,sebenernya kami tahu kalau Ayah Ulang Tahun hari ini… : D Yeaaahh…!!
Key. Ini adalah rencana yang sempurna. Kebetulan Ayah pergi keluar mungkin untuk membeli bensin. Aku dan Adikku mempersiapkan kue tar nya di dapur, Lilin pun dinyalakan. Udah gak sabar menunggu Ayah pulang..,hohoho… : D pasti seru …!!
Tak lama kemudian Ayah pun pulang. Aku pun berlari ke dapur untuk memberitahukan kepada adikku. Ayah pun duduk di ruang tamu, menonton TV. Key.., kami sudah siap… ( kami pun berjalan menuju ruang tamu ).

Mari kita hitung 1 sampai 3…

1.. 2.. 3..
Kami berdua menyanyikan lagu Happy B’day untuk Ayah. Hohohoh..,kenapa jadi begini sich. Kenapa aku yang jadi menangis..,hikz… : D
Aku senang melihat wajah Ayah saat kami berdua membawakannya kue tar dan menyanyikan lagu Happy B’day.. : ) Ayah sedikit menahan rasa haru. Mungkin Ayah senang kalau anak – anak tersayangnya ingat Hari Ulang Tahunnya dan juga ini yang pertama kami memberikan kejutan untuknya. Hikz… Hikz… : ( (sedih)

Ayah pun ingin segera meniup lilinnya dan aku pun menahannya. Aku meminta Ayah untuk berdoa sebentar dan memperbolehkannya meniup lilin.
Aku pun bertepuk tangan dan mengucapkan ” Selamat Ulang Tahun buat Ayah “. Kemudian mencium kedua pipi Ayah..,hohohohoh…. : D rasanya senang sekali hari ini. Terima kasih Ya Allah.., Kau telah memberikan Orang Tua yang begitu sayang dan cinta kepada kedua buah hatinya ( Aku dan juga Adikku).

Tanpa mereka berdua. Kami bukan apa – apa dan juga tidak akan sampai seperti ini. Aku sangat bersyukur sekali… : ) Kau masih memberikan waktu untukku bisa bersama keluargaku, di dunia ini. Mereka berdua adalah Sinar kehidupan bagi kami berdua. Dan aku sangat menyayangi mereka… : ) Aku sayang Ayah dan Ibu…
( Aku akan berusaha menjaga kepercayaan yang telah mereka beri untukku ).

” SELAMAT ULANG TAHUN AYAH ”

Doa ku untukmu : ” Semoga diberi umur panjang, sehat selalu, di lapangkan jalan rizkinya, di permudahkan segala urusannya dan selalu sayang kepada kedua buah hatinya dan juga kepada Ibu “. Amiiin… : )

( Karawang, 7 Februari 2010 ).

” Aneh ?! “

Aneh !!

Yah itu yang selalu mereka katakan. Aku sudah terbiasa dengan apa yang sering mereka ucapkan. Aku menerimanya dengan terbuka dan lapang dada. Dan aku tidak perduli dengan apa yang akan mereka katakan lagi tentangku. Aku juga tidak akan memaksakan mereka untuk berteman atau pun menjadi sahabatku. Karena malu memiliki teman / sahabat seperti diriku.Yang ku butuhkan adalah persahabatan / pertemanan yang tulus. Dapat menerima kelebihan dan kekurangan yang ada pada diriku. Atau pun sebaliknya. Terkadang saat kita tulus terhadap seseorang..,dia justru menyakiti kita.Rasanya menyakitkan sekali.Benar – benar menyakitkan.

Aku tidak akan marah atau pun kesel terhadap mereka. Kalau pun mereka bilang aku bodoh, tolol, pendiam, jelek dan lainnya. Yah apa yang mereka katakan benar..,dan aku akui itu.Inilah aku..,diriku.Aku tidak bisa menjadi orang lain atau menjadi yang mereka inginkan.Aku tetaplah aku.Aku adalah diriku.Dan bukan orang lain..,aku harap mereka mengerti itu.

Sekali lagi aku katakan…

” Aku adalah aku. Inilah diriku… (Pendiam dan bodoh)
Maaf..,yang aku butuhkan adalah pertemanan / persahabatan yang tulus.Bukan untuk dipermainkan atau disakiti.Kalau mau berteman atau bersahabat denganku silahkan,kalau juga tidak apa – apa..,aku tidak memaksa “.

Sekian…

( Bogor, 26 Januari 2010 ).

” My Birthday “

Hari ini adalah hari khusus untukku. Dimana di hari ini, aku merayakan hari Ulang Tahun yang ke-22 tahun..,Yeeaaaah… : D hahahah….
My Birthday.., jatuh pada hari Senin pada tanggal 07 Desember. Angka yang manis bukan ?! : D heheh… ( so sweet..)

Selain itu. Aku senang sekali saat mendapat ucapan Selamat Ulang Tahun dari Sahabat2ku dan juga Teman2ku. Bukan hanya itu saja, mereka semua memberikan Doa untukku ” Wish U All The Best “, ” Semoga Panjang Umur “, ” Sehat Selalu “, ” Apa yang kamu inginkan terkabul ” dan masih banyak lagi. Dengan sedikit bumbu penyedap rasa ( candaan ), beuh..,dah seperti sayuran saja. Hahahah…. : D

Kalau ditanya rasanya seperti apa… ?!
Rasanya senang bercampur rasa haru dalam hatiku. Huft..,tidak terasa usiaku kini tidaklah muda lagi. Semakin bertambah usia, aku mulai berfikir untuk masa depanku pribadi. Merubah sedikit demi sedikit sifat yang dulu, menjadi lebih baik untuk ke depannya. Bersikap dewasa maksudnya… : )

Emm.., aku hanya bisa mengucapkan Terima Kasih Banyak untuk ” Sahabat dan juga Temanku semuanya “. Aku juga berdoa untuk kalian semuanya ” Wish U All The Best For My Soulmate and My Friend’s ”
… : )

Ucapan Terima Kasihku Untuk :

– Kedua Orang Tuaku ( Bapak dan Ibuku ).

– Adikku : Lailani Shabrina.

– Sahabatku : Agus Sumarna.
Anggri Kun.
Lina Dwiyanti.
Eem Ratna Furi.
Imas Masitoh.

– Teman2ku : Untuk teman2 kampusku di BSI Bogor.
( khusus anak2 K.A / 11.6A.13 ).
Untuk teman2ku di Facebook juga.

” Wish U All The Best “… Thank You… : )

( Karawang, 07 Desember 2009 ).

” Kado Buat Ibu…”

Kemarin adalah hari ulang tahun ibuku.Dan di hari yang spesial ibu ku tercinta, aku tidak dapat pulang ke rumah.Masih banyak sekali kerjaan yang harus di selesaikan dari kampus.Makannya dari itu aku tidak dapat pulang.Tadinya aku berencana ingin memberi kejutan ke pada ibuku, dengan mengajak adikku membeli sesuatu untuk Beliau.Ternyata tidak dapet ku rencanakan dengan baik dan di luar dugaanku… : )

Hari sebelumnya….

Pagi ini aku menghubungi ibuku.Dan saat ibu ku mengangkat telponnya, aku langsung menyanyikan lagu ” Selamat Ulang Tahun..” untuk Beliau.Aku seakan mendengar tangis kecil dari telpon,mungkin karena ibu merasa terharu kali yach.. : ) rasanya senang bisa menyanyikan lagu itu buat ibu ku tersayang.Lalu aku dan ibu mengobrol.Dan kami pun bercanda – canda berdua.Membicarakan kado gitu dech..,mau tau aja… : D heheh… (rahasia ach..).Tak berapa lama kemudian,aku mengakhiri pembicaraan dengan ibu.Yang ku katakan saat itu, aku ingin pulang dan bertemu bapak, ibu, kakak dan juga adikku… : )

Hari berikutnya…. (di sambung lagi..)

Alhamdulilah..,akhirnya aku bisa pulang juga… : )
Emm..,rencananya hari ini sebelum aku pulang.Aku ingin membelikan kado ulang tahun buat ibuku.Aku tau apa yang akan ku berikan buat ibu.Sebelum aku berangkat ke toko, aku mengirim sms kepada sahabat – sahabatku di rumah.Tapi tidak ada salahnya kan untuk mendapat masukan dari sahabat2 ku… : ) Pasti jawabannya, berbeda – beda.Aku pun mulai mengirim sms nya dan tidak berapa lama kemudian.Aku mendapatkan beberapa sms dari pertanyaan yang ku kirim.

Dan ternyata benarkan jawabannya berbeda – beda.Setelah mendapat masukan dari mereka.Aku pun bersiap – siap berangkat ke toko.Aduuuch sudah tidak sabar rasanya ingin segera bertemu ibu dan memberikan kadonya… : ) kalau di bilang rasanya seperti apa…??
Emm..,yang pasti hati ini merasa senang.Apalagi kado yang akan ku berikan pada ibu,adalah hasil dari uang jajan yang ku tabung selama ini.
Rasanya… Senang…. Senang…. Senang…. dan Senang…
: D hahahahah….

Sesampainya di toko.Aku membelikan sesuatu buat ibuku.Aku mengambilnya dan membayarnya di kasir ( sekalian di bungkus dengan kertas kado).Aku berharap sekali kalau yang ku belikan ini pas di ibu ku.Amiin… : )
Haaahh..,aku senang sekali sudah membelinya.Aku pun berjalan ke luar toko dengan tersenyum senang.Senyum pun terukir dari wajahku.O.. oooww…,banyak orang yang melihat ke arahku.Mungkin mereka berkata ” kenapa nie cewek senyum2 sendirian…?? “.Aku pun tidak mempedulikan mereka akan berbicara apa tentang aku.Yang jelas aku hanya mengikuti suasana hatiku saat ini.Senang sekali… : D ya… ya… ya…

Kemudian aku pergi ke terminal bis Baranang siang.Aku pun naik bis jurusan ke rumahku.Aku tidak sabar untuk memberikannya cepat.Aku ingin melihat ibu ku tersenyum.. : )
Alhamdulilah..,akhirnya sampai juga di rumah.Ku ketuk pintu rumah dan mengucapkan salam, ternyata tidak terkunci.Lalu aku masuk dan ternyata ada jawaban salam dari dalam rumah.Ternyata ibu dan bapak sedang menonton TV.Aku masuk dan menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun”.Aku melihat ibu ku tersenyum dan aku pun mencium serta memberikan ucapan selamat ultah untuknya.

Kemudian aku mengambil kado yang ku taruh dalam tas renselku.Dan memberikannya pada ibuku.Ibuku pun tersenyum dan berkata ” Ya Allah..,segala ngasih kado.Sudah dapet ucapan selamat aja udah cukup..” (sambil tersenyum senang).Aku pun merasa senang saat melihat ibuku tersenyum dan memakainya.Dan Alhamdulilah..,apa yang ku berikan pas di ibu ku… : D Yeeaaahh..,heheh…

Sekian kisahku untuk hari ini.Sampai berjumpa di lain waktu… : )

kado special untuk ibu

( Bogor, 31 Oktober 2009 )

” Jalan – jalan ma Abi..”

Hari ini gw pulang ke bogor.Setelah liburan beberapa hari di “My Home Tercinta”..,heheh… : D
Pagi ini gw berangkat dari rumah ma Abi.Naik motor sampai depan pemancingan,penitipan sepeda dan motor.Emm..,rencana hari ini adalah Abi mengajak gw untuk memberi tahu rute perjalanan yang akan gw datangi nanti.Biar enggak ke sasar nantinya dan juga mudah / cepat menemukannya.Selain itu Abi mengajak ku main ke kantornya.Dach lama enggak lihat suasana uki.Rasanya rindu sekali, biasanya kalau mau pulang ke rumah lewat uki. Tapi itu dulu dan sekarang dach berubah..,rute perjalanannya.

Sesampainya di Jakarta.Gw di ajak sama Abi makan di kantin.Kami makan mie ayam.Ya ampun..,si Abi makannya cepet beud dach.Sampai kalah cepet,dach selesai duluan.Gw aja baru makan 5 sendok… : D heheh…
Abi…. Abi…. (hebat…!!).Coba aja ada lomba makan..,gw yakin banget pasti Abi pemenangnya.Hahahah… : D (gak perlu di tanyakan siapa pemenangnya..,dach pasti Abi…).
Belum selesai gw makan.Abi minta ijin ma gw mau pergi keluar dulu sebentar.Abi bilang ” Tunggu di sini dulu yach..,jangan kemana – mana.Bentar kok cuma 1 jam an.Nanti balik lagi ke sini..”.
(Hah..,1 jam di tinggal di kantin sendirian…??.Karena kasihan sama Abi..,akhirnya gw membiarkan Abi pergi keluar sebentar.)

(1/2 jam kemudian…)
Duch lama juga yach si Abi perginya.Dach BT banget nie di tinggal sendirian di kantin.Huft..,untung gw bawa buku yang selalu di bawa.Akhirnya gw baca dech tu buku..,sambil nunggu si abi balik lagi ke sini.Emm..,akhirnya gw ambil pulpen sama kertas dari dalam tas rensel.Enaknya bikin puisi nie..,heheh… : D
Lanjutkan….

Baca buku…

Buat puisi…

Baca buku lagi…

Buat puisi…

Baca buku lagi…

Huft..,BTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT…….!! hah….

(1 jam kemudian..)

Aaaaaaa..,akhirnya si Abi dateng juga.Hahahahah… : D Senang rasanya…(Duch takut’y setengah mati.Gw takut’y si Abi lupa..,kalau gw ada di kantin.Ternyata enggak..,hee…).Perjalanan berlanjut ke stasiun cawang.Beli karcis dech tuh.Emm..,nunggu.Nunggu… Nunggu… Nunggu…
mana nie kereta belum dateng – dateng.Huft sumpah Jakarta panas banget hari nie,kereta belum dateng juga.Akhirnya gw sama Abi menukar kembali karcis yang sudah di beli.Dan kami memutuskan naik bis.
Sesampainya di uki,kami naik mikrolet 06.Abi mengantar ku ke tempat tujuan dan memberi tau tempat beserta rute perjalanannya.Ternyata kalau naik bis dari terminal hanya 2x naik kendaraan saja.Di banding dengan naik kereta api, 3x naik.Emm..,akhirnya gw putuskan saat pencarian nanti.Gw akan naik bis… : D heheh..
Untung saja ada Abi..,yang selalu membantu kapan saja.

Abi selalu yang terbaik.Makannya kenapa gw selalu sayang banget sama kedua orang tua gw.Mereka adalah segala – galanya bagi gw… : )

(Bogor, 04 November 2009)

-Bi’-

” Main ke UI…” (bag.2)

Seperti biasa hari ini gw dapet sms dari Orie’.Dia ngajak gw main ke BSI Margonda lagi..,untuk nyari sumber tambahan buat penyusunan laporan TA kami.Akhirnya gw sms balik ke dia kalau gw akan ikut nemenin, sekalian jalan – jalan.Kami janjian jam 11 siang di stasiun Bogor.Sesampainya disana gw sama Orie’ langsung membeli tiket kereta menuju stasiun UI.Tak berapa lama kami menunggu,kereta apinya pun datang dan kami naik.Emm..,mau tidak mau kami harus menaiki kereta apinya walau pun kami harus berdesak – desakan dengan para penumpang lain.Kereta pun berangkat, perjalanan kami di mulai dari stasiun Bogor – Cilebut – Bojong Gede – Citayam – Depok – Depok Baru – Pocin (Pondok Cina) – kemudian UI.

Sebelum turun di stasiun UI, kami pun bersiap – siap mendekati pintu saat masih berada di stasiun Pocin (pondok cina).Kalian pasti tau gimana rasanya harus berdesak – desakkan di dalam kereta dan mendekati pintu untuk turun.Huh..,susah bangeeeeet.Ternyata ada seorang bapak – bapak yang baik hati memberi kami bantuan dan memberi tahukan pada yang lain untuk membuka jalan untuk kami bisa turun.Akhirnya kami pun turun di stasiun UI, rasanya lega sekali bisa menghirup udara bebas..,heheh… : D

Kami pun main ke perpus BSI Margonda.Baca – baca buku di sana.Emm..,tanpa ku sadari aku teringat seseorang, dia Sahabatku.Dia pernah bercerita padaku bahwa di dekat stasiun UI ada penjual es pocong.
Sebenarnya aku ingin mengajak Rie’ untuk membeli es pocong.Dan akhirnya aku putuskan untuk mengirim sms kepada Sahabatku.Ku tunggu jawaban sms darinya dan ternyata tidak ada jawaban sama sekali. Dan akhirnya aku berfikiran, mungkin dia sedang sibuk jadi belum bisa membalas sms dariku… : )

Akhirnya aku bertanya pada Rie’.Apakah dia tau penjual es yang ku maksud.Dan ternyata Rie’ tau.Setelah selesai membaca buku di perpus,kami melanjutkan perjalanan kembali.Mencari makanan, karena perut kami sudah lapar.Kami pun berjalan menuju stasiun UI dan melewati jalan kecil dimana disitu banyak sekali para penjual menjual dagangannya.
Dan akhirnya Rie’ mengajakku ketempat penjual es yang ku maksudkan.
Ternyata tidak jauh dari tempat kami turun tadi.Sebelumnya kami mencari makan dulu sebelum membeli es.Dan ternyata di dekat situ ada yang menjual siomay,kami pun membelinya.Selesai makan kami membeli es pocongnya.Pertama kali melihatnya, aku merasa aneh saja. Dan aku mulai mencobanya. Emm..,ternyata es pocong itu adalah campuran antara bubur sumsum ditambah dengan pisang dan juga kue moci.Dan juga tidak lupa diatasnya diberi sirup warna merah dan es batu.Bicara soal rasanya..,enak juga.Heheheh… : D

Perjalanan kami pun berlanjut.Kembali ke stasiun UI lagi.Kami main ke UI untuk beristirahat sejenak di masjid untuk sholat Ashar.Sambil melihat danau dan suasana sore hari di UI.Tanpa terasa waktu pun semakin sore,kami memutuskan untuk pulang.Dan membeli tiket di stasiun Pocin.
Duduk berdua di bangku stasiun,menatap suasana sore hari yang begitu indah.Aku jadi teringat saat bermain pertama kalinya ke sini. Bertemu dengan Sahabatku, Agus’ kun.Dan aku pun terkejut saat Orie’ menyadarkanku dari lamunan saat itu.Sumpah kaget banget dikira ada apaan..,heheh… : D .Dia memintaku untuk mengajaknya main ke Mall Margo City, disana kami menyempatkan diri untuk bernarsis – narsisan..,heheh… : ) . Waktu pun semakin gelap dan akhirnya Rie’ memintaku untuk menemaninya ke Detos.Tidak lupa kami menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak di sana untuk sholat Mahgrib.Huh….
Perjalanan yang melelahkan untuk hari ini.Kami berdua pun kembali ke stasiun Pocin dan sempat tukar tambah karcis kereta di loket karena sudah malam.

Ini adalah perjalan ke dua kami dan juga yang pertama karena pulang malam hari.Ya Allah..,rasanya takut sekali kalau sudah tidak ada kereta lagi,gimana ini.Mana tidak ada yang di kenal lagi di depok.Belum lagi kami harus berdesak – desakan dengan para penumpang lainnya di dalam kereta kalau nanti kami naik.Menunggu… Menunggu dan menunggu.Percuma menunggu kereta yang agak sedikit kosong mana sudah malam begini tetap saja penuh. Satu kereta ekonomi AC terlewati..,lewat lagi dan lewat lagi.Oalah..,kapan pulangnya.Hohohoh… : D

Dan kami sudah siap – siap untuk menaiki kereta selanjutnya.Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 malam.Tidak berapa lama kemudian kereta api selanjutnya datang dan kami pun naik.Mencoba menerobos masuk ke dalam kepadatan penumpang kereta api.Alhamdulillah..,akhirnya bisa masuk juga. Beginilah suasana malam hari saat kami berdua berada di dalam kereta api. Ada yang bercanda dengan rekan kerjanya, ada yang diam, tertidur dan masih banyak lagi.Huh..,banyak sekali kisah untuk hari ini. Ada beberapa yang sangat aku sayangkan dan lewatkan.Sekian kisahku dalam perjalanan ke UI bag 2.
Nantikan kisah – kisah lain, selanjutnya… : )

( Bogor, 03 Juni 2009 )

– Bi’ –
Pocin