Posts from the ‘Doa’ Category

” Aku Merindukan dan Menantimu disini “

Doaku : ” Tuhan.., siapapun dia, jodohku kelak. Hamba yakini, dia adalah seorang pria yang baik yang telah Engkau persiapkan dan akan Engkau hadirkan nanti sebagai “Pendamping Hidupku Selamanya”. Lindungilah dia dimana pun dia berada saat ini, Selalu menjaga Imannya hanya kepada-Mu dan menjaga hatinya kelak selalu untukku begitu juga dengan hatiku selalu untuknya. Tuntunlah setiap langkah kakinya selalu dengan Petunjuk dari-Mu. Jika pada saatnya nanti, Engkau pertemukan kami berdua, satukanlah hati kami dengan Seijin dari-Mu. Dan satukanlah kami dalam sebuah “Ikatan Suci Pernikahan” dengan ridho dari-Mu Ya Robb. Jadikanlah dia seorang hamba-Mu yang bisa menjadi Imam untuk Istri dan anak – anaknya nanti. Bisa membimbingku menjadi seorang yang lebih baik lagi, menjadi Istri dan Ibu dari anak – anaknya kelak. Hamba akan menantinya disini, menjaga hatiku selalu hanya untuk dia yang akan ku cintai seumur hidupku “. Amin..

Engkau Maha Mengetahui yang terbaik untuk setiap hamba – hamba-Mu.

# Untukmu.., ” Pendamping Hidupku “, Kelak (Tulang Rusukku).

Jakarta, 17 Juni 2013.

– Ika Siwi Dewi’ –

Sehidup Semati

” Kau segalanya untukku “

Kau ajarkan aku tentang arti kehidupan..
Kau ajarkan aku tentang arti cinta yang sesungguhnya..
Kau ajarkan aku tentang rasa sakit, agar aku belajar darinya dan kembali bangkit di atas kedua kakiku..
Kau ajarkan aku tentang rasa syukur dengan apa yang telah ku dapatkan dalam hidupku..
Kau ajarkan aku tentang apa arti kebahagiaan dalam berbagi..
Kau ajarkan aku tentang kasih sayang terhadap sesama..
Cinta dan Kasih sayang-Mu begitu besar untukku..
Aku.., tidak sanggup hidup tanpa-Mu..
Kau pemilik jiwa dan ragaku, Penguat hatiku..
Bimbinglah hidupku selalu berada di jalan-Mu..
Hingga nanti, aku kembali kepada-Mu..
Dan ijinkanlah aku dapat bertemu dengan-Mu..
Amin..

Jakarta, 15 September 2012.

– Ika Siwi Dewi’ –

” Kasih Sayang Seorang Ayah “

Tuhanku..
Bentuklah putriku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap jujur dan rendah hati dalam kemenangan.

Bentuklah putriku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita – citanya.
Dan tidak hanya tenggelam dalam angan – angannya saja.
Seorang Putri yang sadar bahwa,
Mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan,

Tuhanku..
Aku mohon, janganlah pimpin putriku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.

Biarkan putriku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita – cita tinggi,
sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.

Berikanlah hamba seorang anak
yang mengerti makna tawa ceria
tanpa melupakan makna tangis duka

Putriku yang berhasrat
Untuk menggapai masa depan yang cerah
Namun tak pernah melupakan masa lampau.

Dan, setelah semua menjadi miliknya..
berikanlah dia cukup keceriaan
sehingga ia dapat bersikap sungguh – sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.

Tuhanku..
Berikanlah ia kerendahan hati..
Agar ia sederhana dalam keagungan yang hakiki..
pada sumber kearifan, lembut, dan kekuatan yang sempurna..
Dan, pada akhirnya bila semua terwujud,
hamba, ayahnya dengan berani berkata ” hidupku tidaklah sia – sia “.

Jakarta, 21 November 2011.