Archive for Februari, 2010

” Haruskah…?! “

Entahlah.., apa benar yang sedang ku rasa saat ini pantas di katakan dengan ” PATAH HATI ?! “. Rasanya begitu menyakitkan. Aku tidak bisa membohongi hatiku kalau sebenarnya rasa sayang itu masih ada untukmu. Haruskah aku kehilanganmu untuk kedua kalinya ?!. Menyedihkan bila harus ku rasakan. Saat hati ini harus berkorban untuk seseorang yang kita sayang, pastinya ada satu hati yang harus teluka. Dan mengikhlaskannya pergi bersama seseorang yang di cintainya.

Rasanya hancur saat aku tahu kamu masih menyukainya. Aku seperti sendirian disini tanpa adanya hadirmu di dekatku dan menyapaku. Dirinya begitu beruntung, bila harus dibandingkan denganku. Dirinya adalah pemenang dalam hatimu dan bukan aku…!!. Cinta ini begitu sulit untuk ku mengerti. Haruskah aku pergi darimu, menghapus nomor telponmu dan juga membakar foto – fotomu…?!.
Andaikan saja kamu bisa mengerti aku sedikit saja. Mungkin tidak akan seperti ini keadaannya. Aku tidak dapat mengungkapkannya dengan hatiku saat tawa dan tangis ku menjadi satu. Apakah kamu bisa merasakannya, seperti apa rasanya !!.

Mengorbankan sebuah perasaan hati yang ku pendam untukmu selama ini, begitu sakit. Merelakanmu pergi bersama dengannya (seseorang yang kamu sayang dan pernah ada di hatimu). Mungkin ini harus kulakukan untuk bisa melihatmu tersenyum, bila bersama dengan dirinya. Aku Ikhlas kalau itu bisa membuatmu tersenyum bahagia. Walau hati ini sakit melepasmu dan melihatmu bersamanya.

Kata orang ” Cinta sejati adalah saat kita mencintai a/ menyayangi seseorang dan masih bisa tersenyum untuknya, walau itu bukan dengan kita “. Apakah aku adalah cinta sejatimu…??.
Kadang aku ingin menjauh dan melupakanmu. Tapi mengapa rasa sayang itu membuatku ingin selalu menyapamu. Kalau pun aku harus pergi, aku pastikan merindukan senyum dan juga genggaman tanganmu.
Aku tidak yakin akan bertemu denganmu lagi. Jadi kalau pun suatu hari nanti kita akan bertemu kembali, aku hanya bisa mengatakan ” Selamat Jalan Cinta Pertamaku “.

Selalulah Tersenyum. Karena senyummu adalah senyumku dan kekuatan untukku. Ku berdoa untukmu yang terbaik. Semoga kamu mendapatkan yang terbaik. Dan bahagia bila berada di sampingnya… : )
Dan saatnya untukku membuka hati untuk orang lain. Ku berharap ada seseorang yang bisa membuatku tersenyum kembali… : ) ” I Hope So “.
SEMANGAT….!! : D hee… (aku masih bisa tersenyum untukmu)

( Karawang, 09 Februari 2010 ).

Iklan

” Kejutan untuk Ayah “

1 hari sebelumnya…

Hari ini aku dan adik kecilku membuat sebuah rencana. Dimana rencananya akan dijalankan besok (lusa). Kami bingung akan memberikan apa untuk Ayah besok. Yang jelas besok adalah hari Ulang Tahun Ayah, yang jatuh pada hari minggu tanggal 7 Februari. Emm.., tanggalnya sama kayak aku.Hee..,maklum angka manis… : D hohohoh…

Keuanganku sangat kecil sekali untuk saat ini. Jadi aku dan adik keciku memutuskan untuk patungan. Akhirnya kami pun sepakat dan membelikan kue tar buat Ayah. Sayangnya untuk saat ini aku tidak dapat membelikan Ayah kado, seperti yang ku belikan untuk Ibu. Tapi tidak apa, kurasa ini sudah cukup untuk sekarang saja. Kelanjutannya mungkin aku bisa untuk membelikannya sesuatu untuk Kedua Orang Tua ku dan juga Adik kecilku. Amiin Ya Allah… : )

Kue pun sudah di beli. Dan kue pun sudah di beli oleh Adikku. Sayangnya Ayah mengetahuinya, tapi tenang adikku mengatakan bahwa besok ada acara ulang tahun temannya. Syukurlah..,heheh… : D

Ke esokan harinya… ( Hari Minggu )

Emm..,kami sudah membuat rencana. Aku dan juga Adikku pura – pura tidak tahu kalau hari ini adalah Hari Ulang Tahun Ayah. Dengan tidak mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Beliau. Hihihih..,sebenernya kami tahu kalau Ayah Ulang Tahun hari ini… : D Yeaaahh…!!
Key. Ini adalah rencana yang sempurna. Kebetulan Ayah pergi keluar mungkin untuk membeli bensin. Aku dan Adikku mempersiapkan kue tar nya di dapur, Lilin pun dinyalakan. Udah gak sabar menunggu Ayah pulang..,hohoho… : D pasti seru …!!
Tak lama kemudian Ayah pun pulang. Aku pun berlari ke dapur untuk memberitahukan kepada adikku. Ayah pun duduk di ruang tamu, menonton TV. Key.., kami sudah siap… ( kami pun berjalan menuju ruang tamu ).

Mari kita hitung 1 sampai 3…

1.. 2.. 3..
Kami berdua menyanyikan lagu Happy B’day untuk Ayah. Hohohoh..,kenapa jadi begini sich. Kenapa aku yang jadi menangis..,hikz… : D
Aku senang melihat wajah Ayah saat kami berdua membawakannya kue tar dan menyanyikan lagu Happy B’day.. : ) Ayah sedikit menahan rasa haru. Mungkin Ayah senang kalau anak – anak tersayangnya ingat Hari Ulang Tahunnya dan juga ini yang pertama kami memberikan kejutan untuknya. Hikz… Hikz… : ( (sedih)

Ayah pun ingin segera meniup lilinnya dan aku pun menahannya. Aku meminta Ayah untuk berdoa sebentar dan memperbolehkannya meniup lilin.
Aku pun bertepuk tangan dan mengucapkan ” Selamat Ulang Tahun buat Ayah “. Kemudian mencium kedua pipi Ayah..,hohohohoh…. : D rasanya senang sekali hari ini. Terima kasih Ya Allah.., Kau telah memberikan Orang Tua yang begitu sayang dan cinta kepada kedua buah hatinya ( Aku dan juga Adikku).

Tanpa mereka berdua. Kami bukan apa – apa dan juga tidak akan sampai seperti ini. Aku sangat bersyukur sekali… : ) Kau masih memberikan waktu untukku bisa bersama keluargaku, di dunia ini. Mereka berdua adalah Sinar kehidupan bagi kami berdua. Dan aku sangat menyayangi mereka… : ) Aku sayang Ayah dan Ibu…
( Aku akan berusaha menjaga kepercayaan yang telah mereka beri untukku ).

” SELAMAT ULANG TAHUN AYAH ”

Doa ku untukmu : ” Semoga diberi umur panjang, sehat selalu, di lapangkan jalan rizkinya, di permudahkan segala urusannya dan selalu sayang kepada kedua buah hatinya dan juga kepada Ibu “. Amiiin… : )

( Karawang, 7 Februari 2010 ).