Archive for Oktober, 2009

” Suara apa itu…”

Di suatu malam. Aku terbangun dari tidurku. Dan aku putuskan untuk ke luar dari dalam kamar. Waktu itu aku hendak ke dapur untuk mencari makanan. Biasa untuk mengganjal perutku. Seperti biasa, yang sering aku lakukan untuk tidak lupa….

Tengok kanan (seettt..), ternyata aman…

Tengok kiri (seettt..),ahaaa ternyata aman…

Tidak ada yang melintas di depanku..,hihihih… : D

( Lanjutkan misi selanjutnya…)

Saat aku membuka kulkas, tiba – tiba aku mendengar suara dari luar halaman rumahku. Suara itu semakin terdengar saat aku mulai mendengarnya dengan jelas. Kalian tau tidak, selama ini suara itu selalu menghantuiku tiap malam datang…
Aku pun mulai merinding tiap kali mendengarnya. Akhirnya aku putuskan untuk memberanikan diri keluar, melihatnya. Suasananya begitu sepi dan gelap.., aku pun keluar dan membuka pintu depan rumahku.
Dan……?!

Dan aku pun mulai berteriak saat itu juga…
( Dia mendengar teriakkan ku….!!)
Dia pun mulai mendekatiku dan menghampiriku….

Akhiiiiiiiiiiiiiiiiiirrnya..,datang juga…. : D

” Bang.., nasgor spesialnya satu yach. Jangan pedas – pedas.” (pinta ku..)

Jiiaaaahahahah..,cuaapeee duuueeh…

Hheheheheh…. : D

Iklan

” Hikz…”

Kenapa sih kamu sering menyakitiku…??
Kamu tau…
Setiap hari kamu membuatku menangis
Kamu membuatku selalu membencimu
Dan kamu membuatku bosan untuk selalu melihatmu
Kenapa ini harus terjadi…?!
Setiap kali aku mendengar kisahmu
Aku selalu menitikkan air mata
Setiap kali aku melihatmu
Hanya itu yang bisa kamu lakukan
Dan setiap kali aku bertemu denganmu
Aku putuskan untuk pindah ke lain hati
Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil
Remot dan pindah ke chanel lain….
Hihihihihih….. : D
Cuaaaapee dueeehh…

Vodpod videos no longer available.

more about "untitled", posted with vodpod

“Tingkat Kreativitas Kamu Ukuran Keluasan Pengetahuan Kamu “

Beberapa cara untuk memperluas pengetahuan sehingga Kamu mampu berfikir kreatif adalah :

1.Membaca.

2.Pengamatan atas persoalan.

3.Transfer pengetahuan dengan menghadiri seminar, lokakarya, pelatihan/workshop.

4.Diskusi.

5.Terbuka terhadap berbagai bentuk informasi.

” Main ke UI…” (bag.2)

Seperti biasa hari ini gw dapet sms dari Orie’.Dia ngajak gw main ke BSI Margonda lagi..,untuk nyari sumber tambahan buat penyusunan laporan TA kami.Akhirnya gw sms balik ke dia kalau gw akan ikut nemenin, sekalian jalan – jalan.Kami janjian jam 11 siang di stasiun Bogor.Sesampainya disana gw sama Orie’ langsung membeli tiket kereta menuju stasiun UI.Tak berapa lama kami menunggu,kereta apinya pun datang dan kami naik.Emm..,mau tidak mau kami harus menaiki kereta apinya walau pun kami harus berdesak – desakan dengan para penumpang lain.Kereta pun berangkat, perjalanan kami di mulai dari stasiun Bogor – Cilebut – Bojong Gede – Citayam – Depok – Depok Baru – Pocin (Pondok Cina) – kemudian UI.

Sebelum turun di stasiun UI, kami pun bersiap – siap mendekati pintu saat masih berada di stasiun Pocin (pondok cina).Kalian pasti tau gimana rasanya harus berdesak – desakkan di dalam kereta dan mendekati pintu untuk turun.Huh..,susah bangeeeeet.Ternyata ada seorang bapak – bapak yang baik hati memberi kami bantuan dan memberi tahukan pada yang lain untuk membuka jalan untuk kami bisa turun.Akhirnya kami pun turun di stasiun UI, rasanya lega sekali bisa menghirup udara bebas..,heheh… : D

Kami pun main ke perpus BSI Margonda.Baca – baca buku di sana.Emm..,tanpa ku sadari aku teringat seseorang, dia Sahabatku.Dia pernah bercerita padaku bahwa di dekat stasiun UI ada penjual es pocong.
Sebenarnya aku ingin mengajak Rie’ untuk membeli es pocong.Dan akhirnya aku putuskan untuk mengirim sms kepada Sahabatku.Ku tunggu jawaban sms darinya dan ternyata tidak ada jawaban sama sekali. Dan akhirnya aku berfikiran, mungkin dia sedang sibuk jadi belum bisa membalas sms dariku… : )

Akhirnya aku bertanya pada Rie’.Apakah dia tau penjual es yang ku maksud.Dan ternyata Rie’ tau.Setelah selesai membaca buku di perpus,kami melanjutkan perjalanan kembali.Mencari makanan, karena perut kami sudah lapar.Kami pun berjalan menuju stasiun UI dan melewati jalan kecil dimana disitu banyak sekali para penjual menjual dagangannya.
Dan akhirnya Rie’ mengajakku ketempat penjual es yang ku maksudkan.
Ternyata tidak jauh dari tempat kami turun tadi.Sebelumnya kami mencari makan dulu sebelum membeli es.Dan ternyata di dekat situ ada yang menjual siomay,kami pun membelinya.Selesai makan kami membeli es pocongnya.Pertama kali melihatnya, aku merasa aneh saja. Dan aku mulai mencobanya. Emm..,ternyata es pocong itu adalah campuran antara bubur sumsum ditambah dengan pisang dan juga kue moci.Dan juga tidak lupa diatasnya diberi sirup warna merah dan es batu.Bicara soal rasanya..,enak juga.Heheheh… : D

Perjalanan kami pun berlanjut.Kembali ke stasiun UI lagi.Kami main ke UI untuk beristirahat sejenak di masjid untuk sholat Ashar.Sambil melihat danau dan suasana sore hari di UI.Tanpa terasa waktu pun semakin sore,kami memutuskan untuk pulang.Dan membeli tiket di stasiun Pocin.
Duduk berdua di bangku stasiun,menatap suasana sore hari yang begitu indah.Aku jadi teringat saat bermain pertama kalinya ke sini. Bertemu dengan Sahabatku, Agus’ kun.Dan aku pun terkejut saat Orie’ menyadarkanku dari lamunan saat itu.Sumpah kaget banget dikira ada apaan..,heheh… : D .Dia memintaku untuk mengajaknya main ke Mall Margo City, disana kami menyempatkan diri untuk bernarsis – narsisan..,heheh… : ) . Waktu pun semakin gelap dan akhirnya Rie’ memintaku untuk menemaninya ke Detos.Tidak lupa kami menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak di sana untuk sholat Mahgrib.Huh….
Perjalanan yang melelahkan untuk hari ini.Kami berdua pun kembali ke stasiun Pocin dan sempat tukar tambah karcis kereta di loket karena sudah malam.

Ini adalah perjalan ke dua kami dan juga yang pertama karena pulang malam hari.Ya Allah..,rasanya takut sekali kalau sudah tidak ada kereta lagi,gimana ini.Mana tidak ada yang di kenal lagi di depok.Belum lagi kami harus berdesak – desakan dengan para penumpang lainnya di dalam kereta kalau nanti kami naik.Menunggu… Menunggu dan menunggu.Percuma menunggu kereta yang agak sedikit kosong mana sudah malam begini tetap saja penuh. Satu kereta ekonomi AC terlewati..,lewat lagi dan lewat lagi.Oalah..,kapan pulangnya.Hohohoh… : D

Dan kami sudah siap – siap untuk menaiki kereta selanjutnya.Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 malam.Tidak berapa lama kemudian kereta api selanjutnya datang dan kami pun naik.Mencoba menerobos masuk ke dalam kepadatan penumpang kereta api.Alhamdulillah..,akhirnya bisa masuk juga. Beginilah suasana malam hari saat kami berdua berada di dalam kereta api. Ada yang bercanda dengan rekan kerjanya, ada yang diam, tertidur dan masih banyak lagi.Huh..,banyak sekali kisah untuk hari ini. Ada beberapa yang sangat aku sayangkan dan lewatkan.Sekian kisahku dalam perjalanan ke UI bag 2.
Nantikan kisah – kisah lain, selanjutnya… : )

( Bogor, 03 Juni 2009 )

– Bi’ –
Pocin

” Ayo coba…”

Ini adalah sebuah permainan kecil..,coba yach… : ) mudah ko….
Ikuti langkah – langkahnya yach..

1).Ambillah sebuah kertas dan sebuah pinsil.Kalau tidak ada juga..,pulpen juga boleh..,heheh… : D (bercanda ach..)

2).Coba kalian buat 8 buah kotak secara horizontal.Kemudian….

3).Masukan kata – kata di bawah ini ke dalam 8 kotak tadi.Harus muat lho… : D kalau berhasil kalian hebat…!!

Ini kata – katanya…
” Kali Solo seperti gareng.. ”

” Selamat Mencoba..”
Heheheh… : D

einstein1

” Luka itu “

Aku minta maaf
Bukannya aku tak melihat
Kau datang menyapaku disini
Aku hanya ingin kau mengerti
Bahwa aku menyayangi dirimu
Rasanya terlalu sakit untukku
Melihat dirimu di dekatku
Berat rasanya hati ini untuk
Mengatakan yang sejujurnya
Kini tiada lagi kata terucap
Hanya senyum yang akan
Menjawabnya untukmu
Atas rasa yang ku rasakan
Mungkin ini yang terbaik
Untukku dan dirimu

– Ika’ –

Hati yg terluka