Ik07's Blog

08/02/2010

” Haruskah…?! “

Diarsipkan di bawah: Kisahku — ik07 @ 20:35

Entahlah.., apa benar yang sedang ku rasa saat ini pantas di katakan dengan ” PATAH HATI ?! “. Rasanya begitu menyakitkan. Aku tidak bisa membohongi hatiku kalau sebenarnya rasa sayang itu masih ada untukmu. Haruskah aku kehilanganmu untuk kedua kalinya ?!. Menyedihkan bila harus ku rasakan. Saat hati ini harus berkorban untuk seseorang yang kita sayang, pastinya ada satu hati yang harus teluka. Dan mengikhlaskannya pergi bersama seseorang yang di cintainya.

Rasanya hancur saat aku tahu kamu masih menyukainya. Aku seperti sendirian disini tanpa adanya hadirmu di dekatku dan menyapaku. Dirinya begitu beruntung, bila harus dibandingkan denganku. Dirinya adalah pemenang dalam hatimu dan bukan aku…!!. Cinta ini begitu sulit untuk ku mengerti. Haruskah aku pergi darimu, menghapus nomor telponmu dan juga membakar foto – fotomu…?!.
Andaikan saja kamu bisa mengerti aku sedikit saja. Mungkin tidak akan seperti ini keadaannya. Aku tidak dapat mengungkapkannya dengan hatiku saat tawa dan tangis ku menjadi satu. Apakah kamu bisa merasakannya, seperti apa rasanya !!.

Mengorbankan sebuah perasaan hati yang ku pendam untukmu selama ini, begitu sakit. Merelakanmu pergi bersama dengannya (seseorang yang kamu sayang dan pernah ada di hatimu). Mungkin ini harus kulakukan untuk bisa melihatmu tersenyum, bila bersama dengan dirinya. Aku Ikhlas kalau itu bisa membuatmu tersenyum bahagia. Walau hati ini sakit melepasmu dan melihatmu bersamanya.

Kata orang ” Cinta sejati adalah saat kita mencintai a/ menyayangi seseorang dan masih bisa tersenyum, walau itu bukan dengan kita “. Apakah aku adalah cinta sejatimu…??.
Kadang aku ingin menjauh dan melupakanmu. Tapi mengapa rasa sayang itu membuatku ingin selalu menyapamu. Kalau pun aku harus pergi, aku pastikan merindukan senyum dan juga genggaman tanganmu.
Aku tidak yakin akan bertemu denganmu lagi. Jadi kalau pun suatu hari nanti kita akan bertemu kembali, aku hanya bisa mengatakan ” Selamat Jalan Cinta Pertamaku “.

Selalulah Tersenyum. Karena senyummu adalah senyumku dan kekuatan untukku. Ku berdoa untukmu yang terbaik. Semoga kamu mendapatkan yang terbaik. Dan bahagia bila berada di sampingnya… : )
Dan saatnya untukku membuka hati untuk orang lain. Ku berharap ada seseorang yang bisa membuatku tersenyum kembali… : ) ” I Hope So “.
SEMANGAT….!! : D hee… (aku masih bisa tersenyum untukmu)

( Karawang, 09 Februari 2010 ).

” Kejutan untuk Ayah “

Diarsipkan di bawah: Kisahku — ik07 @ 19:47

1 hari sebelumnya…

Hari ini aku dan adik kecilku membuat sebuah rencana. Dimana rencananya akan dijalankan besok (lusa). Kami bingung akan memberikan apa untuk Ayah besok. Yang jelas besok adalah hari Ulang Tahun Ayah, yang jatuh pada hari minggu tanggal 7 Februari. Emm.., tanggalnya sama kayak aku.Hee..,maklum angka manis… : D hohohoh…

Keuanganku sangat kecil sekali untuk saat ini. Jadi aku dan adik keciku memutuskan untuk patungan. Akhirnya kami pun sepakat dan membelikan kue tar buat Ayah. Sayangnya untuk saat ini aku tidak dapat membelikan Ayah kado, seperti yang ku belikan untuk Ibu. Tapi tidak apa, kurasa ini sudah cukup untuk sekarang saja. Kelanjutannya mungkin aku bisa untuk membelikannya sesuatu untuk Kedua Orang Tua ku dan juga Adik kecilku. Amiin Ya Allah… : )

Kue pun sudah di beli. Dan kue pun sudah di beli oleh Adikku. Sayangnya Ayah mengetahuinya, tapi tenang adikku mengatakan bahwa besok ada acara ulang tahun temannya. Syukurlah..,heheh… : D

Ke esokan harinya… ( Hari Minggu )

Emm..,kami sudah membuat rencana. Aku dan juga Adikku pura – pura tidak tahu kalau hari ini adalah Hari Ulang Tahun Ayah. Dengan tidak mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Beliau. Hihihih..,sebenernya kami tahu kalau Ayah Ulang Tahun hari ini… : D Yeaaahh…!!
Key. Ini adalah rencana yang sempurna. Kebetulan Ayah pergi keluar mungkin untuk membeli bensin. Aku dan Adikku mempersiapkan kue tar nya di dapur, Lilin pun dinyalakan. Udah gak sabar menunggu Ayah pulang..,hohoho… : D pasti seru …!!
Tak lama kemudian Ayah pun pulang. Aku pun berlari ke dapur untuk memberitahukan kepada adikku. Ayah pun duduk di ruang tamu, menonton TV. Key.., kami sudah siap… ( kami pun berjalan menuju ruang tamu ).

Mari kita hitung 1 sampai 3…

1.. 2.. 3..
Kami berdua menyanyikan lagu Happy B’day untuk Ayah. Hohohoh..,kenapa jadi begini sich. Kenapa aku yang jadi menangis..,hikz… : D
Aku senang melihat wajah Ayah saat kami berdua membawakannya kue tar dan menyanyikan lagu Happy B’day.. : ) Ayah sedikit menahan rasa haru. Mungkin Ayah senang kalau anak – anak tersayangnya ingat Hari Ulang Tahunnya dan juga ini yang pertama kami memberikan kejutan untuknya. Hikz… Hikz… : ( (sedih)

Ayah pun ingin segera meniup lilinnya dan aku pun menahannya. Aku meminta Ayah untuk berdoa sebentar dan memperbolehkannya meniup lilin.
Aku pun bertepuk tangan dan mengucapkan ” Selamat Ulang Tahun buat Ayah “. Kemudian mencium kedua pipi Ayah..,hohohohoh…. : D rasanya senang sekali hari ini. Terima kasih Ya Allah.., Kau telah memberikan Orang Tua yang begitu sayang dan cinta kepada kedua buah hatinya ( Aku dan juga Adikku).

Tanpa mereka berdua. Kami bukan apa – apa dan juga tidak akan sampai seperti ini. Aku sangat bersyukur sekali… : ) Kau masih memberikan waktu untukku bisa bersama keluargaku, di dunia ini. Mereka berdua adalah Sinar kehidupan bagi kami berdua. Dan aku sangat menyayangi mereka… : ) Aku sayang Ayah dan Ibu…
( Aku akan berusaha menjaga kepercayaan yang telah mereka beri untukku ).

” SELAMAT ULANG TAHUN AYAH “

Doa ku untukmu : ” Semoga diberi umur panjang, sehat selalu, di lapangkan jalan rizkinya, di permudahkan segala urusannya dan selalu sayang kepada kedua buah hatinya dan juga kepada Ibu “. Amiiin… : )

( Karawang, 7 Februari 2010 ).

28/01/2010

” Cintaku..”

Diarsipkan di bawah: Cerpen — ik07 @ 20:53

Di sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri. Ada 3 orang anak, diantaranya : Dwi, Ega dan Rinbi.Mereka adalah teman satu kelas di sekolah.
Dengan berjalannya waktu mereka pun akrab satu dengan yang lain.
Kemana pun mereka pergi selalu bersama – sama.Dan akhirnya mereka membuat sebuah perjanjian kalau kita adalah sahabat dan akan selalu menjadi sahabat selamanya.Tanpa terasa waktu terus berputar dan akhirnya perasaan cinta itu datang kepada mereka.
Suatu hari di sekolah pada jam istirahat..

Dwi’ : “Hai Ga’..,lagi ngapain..?( sapa Dwi’ smbl menghampiri Ega’).
Ega’ : “Eh Dwi’..,lagi iseng buat puisi aja nie”(jawab Ega’ kepada Di’).
Dwi’ : “Oo…,kalau boleh tahu buat siapa puisinya..,hayoo.Ternyata temanku sedang jatuh cinta nie..(Ledek Dwi’).
Ega’ : “Gak buat siapa – siapa ko..,cuma iseng aja dari pada gak ada kerjaan.
(Andaikan saja kamu tahu bahwa puisi ini kubuat untukmu.)
Dwi’ : “Ya udah deh,kalau gitu.Tapi gw seneng kalau lo udah suka sama seseorang.Cieh..,ehm…ehm…,hehehe..
Oiy Ga’..,gw mau curhat nie tentang perasaan gw ke seseorang.Lo tahu gak Ga’, kalau sebenernya gw suka ma Hadi’.Rasanya seneng banget saat gw di tembak sama dia untuk jadi pacarnya. Dan gw udah jadian sama dia,Ga’..”

Tanpa di duga oleh Ega’ sebelumnya, dia bener2 syok banget saat mendengar yang dikatakan oleh Dwi’ tadi. Dan agar supaya Dwi’ tidak tahu akan perasaannya,Ega’ memberikan senyum bahagia kepada Dwi’ walau itu sangat menyakitkan)

Ega’ : “Oh ya..,wah kalau gitu selamat ya.” ( hatinya begitu hancur tapi dia harus melakukannya..).

Tiba2 Rinbi’ datang menghampiri mereka berdua.Dengan senyum yang selalu ia berikan kepada sahabatnya setiap kali bertemu.

Rinbi’ : “Hai semua pada lagi ngapain nie..,boleh gabung…??( Tanya Rinbi’ pada sahabatnya..)
Dwi’dan Ega’ : “Boleh..”( sahut mereka bersamaan sambil tersenyum. )
Rinbi’ : “Waaah bisa kompak gitu sie…,hehehe..”( tawa Rinbi’ pada mereka).
Mereka bertiga pun tertawa bersama.Dwi’ dan Ega’
Rinbi’ : “Oya..,kalian sedang membicarakan apa..?”( Tanya Rinbi’..)

Dwi’ dan Ega’ pun menceritakan apa yang sedang mereka bicarakan tadi.Setelah selesai menceritakan semuanya, Dwi’ meminta ijin kepada Ega’ dan Rinbi’ untuk pergi menemui Hadi’.

Dwi’ : “Yaudah gw pergi dulu ya..,biasa mau ketemu pacarku”.( Dwi’ tersenyum).

Mereka berdua mengangguk dan Dwi’ menghilang dari hadapan mereka.

Ega’ : “Eh Rinbi’..,kamu pernah merasakan rasanya jatuh cinta pada seseorang.Walaupun itu adalah sahabat kamu sendiri…??( Tanya Ega’ pada Rinbi’)
Rinbi’ : “Emm ya pernah.Memangnya kenapa Ga’…?. Atau jangan – jangan, kamu suka sama aku ya…?!”
(ledek Rinbi’ pada Ega’..,mencari tahu siapa yang sebenarnya disukai oleh sahabatnya.)
Rinbi’ : “Enggak ko Ga’ bercanda dueh..,kan kamu tahu sendiri kalau aku anaknya tomboy gini..,hehe”
Ega’ : “Kamu ya.., bisaan saja…”
Rinbi’ : “Gak ada salahnyakan bercanda..,ya gak…?!”.
Ega’ : “Iya boleh – boleh aja gak ada yang larang.”( sambil tersenyum )
Rinbi’ : “Memangnya siapa cewek yang berhasil mencuri hati kamu Ga’…?”
(rasa ingin tahu Rinbi’ semakin besar dan dia berharap yang di sukai oleh sahabatnya adalah dirinya..).
Ega’ : “Tolong jangan bilang siapa – siapa termasuk orang yang Ga’ sukai itu ya…?!”
Rinbi’ : “Iya..,kamu tenang aja.Aku bisa jaga rahasia ko..”
( tadinya Rinbi’ berharap orang itu adalah dirinya.Setelah dia tahu apa yang di katakan oleh sahabatnya tadi.Bukan dia orang yang sahabatnya sukai itu..)
Ega’ : “ Orang yang Ga’ sukai adalah Dwi’…,memang ini salah kalau aku menyukainya.Tapi entah kenapa perasaan ini datang untuknya dan jujur Ega’ katakan.Ega’ suka sama dia,Bi’..”
Rinbi’ : ( Perasaannya hancur saat mendengar semua itu.Dia benar – benar yang terkejut dan berharap ini hanyalah mimpi).”Apa….!!,tapi itu….?!”
Ega’ : “Kamu kenapa Bi’…?!,Iya..,aku akui itu salah tapi perasaan itu datang gitu aja…”
(suasananya hening..)
Rinbi’ : “ Jadi orang yang kamu sukai selama ini adalah sahabat kamu sendiri dan aku tahu siapa orangnya.Ini bener – benar buat aku kaget banget Ga’..”.
Rinbi’ : “Kenapa kamu gak bilang ke dia kalau kamu suka dia…??
Ega : “Itu masalahnya kenapa aku gak bilang tentang perasaanku ke dia selama ini, karena aku takut banget kehilangan dia dan disisi lain dia udah jadian dengan Hadi’.Tolong kasih saran buat aku,Bi’.Akan perasaanku kepada Dwi’…”

Saat itu juga Bi’ menarik nafas dan berfikir apa yang harus dia katakan untuk sahabatnya.Walau dalam kenyataan ini sangat menyakitkan setelah apa yang dia dengar dari sahabatnya sendiri.

Rinbi’ : “Aku cuma bisa kasih saran ke kamu dan gak tahu ini baik buat kamu atau gak, jadi tolong di pikirkan baik – baik sama kamu,Ga’.Aku cuma bisa bilang lakukan yang terbaik bagi kamu dan juga dia…”
Ega’ : ( Ega’ menatap Rinbi’ sambil mendengarkan apa yang sahabatnya katakan pada dirinya.)

Rinbi’ : “Cuma saran itu yang bisa aku kasih buat kamu.Tolong di pikirkan baik – baik.Kalau gitu aku pergi dulu.Karena banyak kerjaan yang harus ku selesaikan.Kamu tenang aja aku gak akan bilang ke Dwi’ kalau kamu suka dengannya.”
Ega’ : “ Makasih ya Bi’…’.
Rinbi’ : “Iya…”( sambil mengangguk dan menahan air matanya yang akan keluar dari matanya).

Angin bertiup menerpa tubuh Ega’ yang sedang duduk terdiam dan memikirkan persaannya itu.Dia berfikir dan berfikir untuk memutuskan yang terbaik buatnya dan sahabatnya itu.

Disisi lain Rinbi’ berlari ke belakang halaman sekolah dan menangis menitikkan air mata yang jatuh ke pipinya.Dia tidak bisa menahan rasa sakit hatinya karena orang (sahabat) yang dia sukai sejak dulu menyukai sahabatnya juga dan bukan dirinya..)
Perasaannya hancur saat itu juga.
Akhirnya Ega’ memutuskan untuk melepaskan perasaannya untuk Dwi’ selama ini walau sebenarnya itu sangat menyakitkan hatinya.Begitu juga dengan Rinbi’ yang harus terluka hatinya oleh hati sahabatnya sendiri,Ega’.

Rinbi’ : “Cinta andaikan kau bisa melihat dan mengerti apa yang ku rasakan untuknya,sahabatku sendiri..”.( air matanya terus terjatuh membasahi kedua pipinya).
Ega’ : “Adakah cinta yang sejati dan tulus untukku di dunia ini yang bisa menerima aku apa adanya…,ya Tuhan..”

-Bi’-

26/01/2010

” Aneh ?! “

Diarsipkan di bawah: Curhat — ik07 @ 00:51

Aneh !!

Yah itu yang selalu mereka katakan. Aku sudah terbiasa dengan apa yang sering mereka ucapkan. Aku menerimanya dengan terbuka dan lapang dada. Dan aku tidak perduli dengan apa yang akan mereka katakan lagi tentangku. Aku juga tidak akan memaksakan mereka untuk berteman atau pun menjadi sahabatku. Karena malu memiliki teman / sahabat seperti diriku.Yang ku butuhkan adalah persahabatan / pertemanan yang tulus. Dapat menerima kelebihan dan kekurangan yang ada pada diriku. Atau pun sebaliknya. Terkadang saat kita tulus terhadap seseorang..,dia justru menyakiti kita.Rasanya menyakitkan sekali.Benar – benar menyakitkan.

Aku tidak akan marah atau pun kesel terhadap mereka. Kalau pun mereka bilang aku bodoh, tolol, pendiam, jelek dan lainnya. Yah apa yang mereka katakan benar..,dan aku akui itu.Inilah aku..,diriku.Aku tidak bisa menjadi orang lain atau menjadi yang mereka inginkan.Aku tetaplah aku.Aku adalah diriku.Dan bukan orang lain..,aku harap mereka mengerti itu.

Sekali lagi aku katakan…

” Aku adalah aku. Inilah diriku… (Pendiam dan bodoh)
Maaf..,yang aku butuhkan adalah pertemanan / persahabatan yang tulus.Bukan untuk dipermainkan atau disakiti.Kalau mau berteman atau bersahabat denganku silahkan,kalau juga tidak apa – apa..,aku tidak memaksa “.

Sekian…

( Bogor, 26 Januari 2010 ).

17/01/2010

” Senyumnya “

Diarsipkan di bawah: Someone — ik07 @ 22:57

Kalian tau apa yang kusukai dari dirinya ??. Sejak pertama kali bertemu dengannya saat itu. Aku merasa biasa saja saat melihatnya untuk yang pertama kali dan ingin sekali menjadikannya sebagai teman. Tapi entah mengapa seiring waktu berjalan dan aku mulai mengenal dirinya, ada sesuatu yang membuatku menyukai dirinya. Dia tersenyum padaku…!!, ya Allah apakah aku sedang bermimpi ?!. Senyumnya berbeda sekali dengan apa yang pernah ku lihat selama ini. Dia benar – benar tersenyum padaku saat itu dan dia selalu menjabat tanganku setiap kali bertemu. Baru kali ini aku melihatnya tersenyum berbeda dari biasanya. Senyumnya begitu manis, rasanya aku tidak ingin memalingkan wajahku saat berjumpa dengannya… : )

Memilikinya sebagai seorang sahabat, itu sudah cukup bagiku. Aku tidak ingin membuatnya terluka bila dia harus menjadi pacarku. Tadinya aku hanya menganggapnya hanya teman biasa. Tapi kini sudah berbeda, dia bukan lagi temanku melainkan sahabatku. Aku senang bisa mengenal dia. Awalnya saat pertama kali melihatnya, aku hanya bisa berharap dalam hatiku. Mungkinkah aku bisa mengenal dirinya dan menjadikannya sebagai seorang sahabat…??. Dan kalian tau.., apa yang aku inginkan / harapkan menjadi kenyataan di dalam hidupku. Jujurku katakan dari dalam hatiku ” Aku menyayanginya sebagai seorang sahabat ke sahabatnya sendiri “.

Tidak selamanya. Hubungan pertemanan / persahabatan itu dalam keadaan baik. Ada saatnya kami merasakan apa yang namanya pertengkaran. Bagiku itu adalah sebuah ujian yang harus kami lalui untuk mengerti akan apa artinya persahabatan itu sendiri. Tapi pertengkaran itu tidak akan bertahan lama, karena kami saling menyayangi satu sama lain. Dan hanya orang – orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya. Termasuk kami… : )

Sahabat adalah kekasih terdekat kita. Dia akan selalu ada untuk kita, walau dia tidak mesti selalu berada disisi kita. Dia seperti bintang malam. Walau pun tak selalu tampak di langit malam, dia pasti kan datang menemani sang malam di lain waktu. Dia (sahabat) adalah penyemangat dalam hidup kita. Dan aku akan selalu merindukannya dimana pun kami berada, walau pun jarak dan waktu memisahkan kami. Dia tetap sahabatku yang akan selalu berada dalam hatiku, selamanya… : )

Untuk Sahabatku…

( Karawang, 20 Desember 2009 ).

” My Birthday “

Diarsipkan di bawah: Kisahku — ik07 @ 22:13

Hari ini adalah hari khusus untukku. Dimana di hari ini, aku merayakan hari Ulang Tahun yang ke-22 tahun..,Yeeaaaah… : D hahahah….
My Birthday.., jatuh pada hari Senin pada tanggal 07 Desember. Angka yang manis bukan ?! : D heheh… ( so sweet..)

Selain itu. Aku senang sekali saat mendapat ucapan Selamat Ulang Tahun dari Sahabat2ku dan juga Teman2ku. Bukan hanya itu saja, mereka semua memberikan Doa untukku ” Wish U All The Best “, ” Semoga Panjang Umur “, ” Sehat Selalu “, ” Apa yang kamu inginkan terkabul ” dan masih banyak lagi. Dengan sedikit bumbu penyedap rasa ( candaan ), beuh..,dah seperti sayuran saja. Hahahah…. : D

Kalau ditanya rasanya seperti apa… ?!
Rasanya senang bercampur rasa haru dalam hatiku. Huft..,tidak terasa usiaku kini tidaklah muda lagi. Semakin bertambah usia, aku mulai berfikir untuk masa depanku pribadi. Merubah sedikit demi sedikit sifat yang dulu, menjadi lebih baik untuk ke depannya. Bersikap dewasa maksudnya… : )

Emm.., aku hanya bisa mengucapkan Terima Kasih Banyak untuk ” Sahabat dan juga Temanku semuanya “. Aku juga berdoa untuk kalian semuanya ” Wish U All The Best For My Soulmate and My Friend’s “
… : )

Ucapan Terima Kasihku Untuk :

- Kedua Orang Tuaku ( Bapak dan Ibuku ).

- Adikku : Lailani Shabrina.

- Sahabatku : Agus Sumarna.
Anggri Kun.
Lina Dwiyanti.
Eem Ratna Furi.
Imas Masitoh.

- Teman2ku : Untuk teman2 kampusku di BSI Bogor.
( khusus anak2 K.A / 11.6A.13 ).
Untuk teman2ku di Facebook juga.

” Wish U All The Best “… Thank You… : )

( Karawang, 07 Desember 2009 ).

08/01/2010

” Yang Terbaik “

Diarsipkan di bawah: Puisi Baru — ik07 @ 20:08

Semua telah berlalu
Dengan seiring waktu berjalan
Meninggalkan semua kisah
Tentang dirimu disini
Rasa yang pernah hadir
Kini telah menghilang
Menjauh meninggalkanmu
Pergi…
Aku rasa ini adalah akhir
Dari kisah perjalanan cinta
Selama ini untuk mu
Selamat jalan cinta
Semoga kamu mendapatkan
Yang terbaik…

” Berlalu “

Diarsipkan di bawah: Puisi Baru — ik07 @ 20:00

Akankah kisah ini berlalu
Saat semua harus berakhir
Meninggalkan semua cerita
Tentang kau dan aku disini
Walau bibir mengatakan tidak
Hati tak bisa berbohong kalau
Sebenarnya aku menyukaimu
Aku tau apa yang ku rasakan
Hanya saja ku tak bisa
Andaikan kau memahami
Isi hatiku dengan tulus
Tapi sayang….
Semua telah berlalu pergi
Begitu jauh meninggalkanmu
Kini yang bisa kulakukan
Aku hanya bisa mengatakan
Cinta telah berakhir

” Bayangan “

Diarsipkan di bawah: Puisi Baru — ik07 @ 19:48

Ku tatap malam
Dalam bimbang hatiku
Melihat semua yang telah terjadi
Dapatkah aku mampu
Menjalani semua ini
Dalam kesendirian ku disini
Hidup dalam bayangan
Yang tidak menentu
Menghantuiku setiap saat
Akan rasa yang tak
Terucap melalui kata
Yang tersimpan dalam hati

22/11/2009

” Salah Paham “

Diarsipkan di bawah: Someone — ik07 @ 17:44

Aku senang bisa mengenal dan dekat dengannya.Dia anak yang pintar dan juga baik hati.Selalu membantuku bila aku dalam kesulitan dan membutuhkan pertolongannya.”He is My Friend Special,just for Me”.Datang dengan senyuman manis untukku.Setiap kali bertemu dengannya,dia selalu tersenyum dan menjabat tanganku.Begitu pun sebaliknya.Terkadang aku sering merindukan canda, tawa dan juga hadirnya di dekatku.Apalagi kalau dia lagi iseng..,heheh… : D gak mau berhenti jahil / keisengannya, kalau lihat aku diem.Dia penyemangat dalam hidup.Mengisi hari – hari ku selama ini,hanya di kota ini.

Ada rasa yang kurasakan padanya,sebelumnya.Mungkinkah aku mulai menyukainya.Saat dia tidak ada di dekatku,aku merasa kehilangannya.
Dan aku ingin dia hadir di dekatku selalu.Aku rasa ini adalah cinta.Rasa yang hadir dalam hatiku untuknya saat itu dengan sampai sekarang.Bibir boleh mengatakan tidak tapi hati tidak dapat di bohongi.Aku menyukainya.Dia akan selalu ada dalam setiap langkah kaki ku.Dapatkah aku bertemu dengannya kembali di kota ini….??
Aku berharap itu kan terjadi,suatu hari nanti.Entah kapan, aku tidak dapat menebaknya.Kini waktu telah memisahkan aku dengan dirinya.Aku disini dan dia ada di sana.Walau jarak memisahkan aku dengannya saat ini,dia akan selalu hadir dalam hatiku selalu.Mengisi hati ini dengan namanya dan rasa yang hadir dalam hidupku.

Dan pada akhirnya.Masalah itu datang…

Tidak selamanya pertemanan itu harus berjalan dengan baik.Kini ada masalah yang hadir dalam kehidupan pertemanan aku dengannya.Ini adalah masalah kesalah pahaman antara aku dan juga dia.Apa yang ku tulis adalah hal yang biasa tapi tidak seperti yang di fikirkan olehnya.Dia merasa bersalah atau apalah ..,padaku.Yang jelas dia sudah mengartikannya dengan salah dengan kata – kata yang ku tulis… : (
Ya Allah..,rasanya menyakitkan dan juga sedih.Kini hubungan pertemanan kami berantakan.Tidak seperti dulu,selalu ada canda dan juga tawa mu yang selalu menghiasi hari – hari ku.

Dia salah paham.Andaikan aku dapat menjelaskannya.Tapi tak ada jawaban darinya untukku.Haruskah hubungan ini berakhir menyedihakan seperti ini…?? ( Tidak pernah terbayangkan olehku sebelumnya..)
Aku sedih… : ( andaikan kata itu tidak pernah ku tulis dan dia tidak salah mengartikannya..,mungkin semua tidak akan seperti ini.
Sampai saat masalah ini datang menghampiriku.Aku berfikir,mungkinkah ada baiknya aku menjauh darinya.Agar tak ada yang tersakiti olehku.
Mungkinkah ku dapat melakukannya..,sedangkan aku sangat sayang padanya…?! Apa yang harus ku lakukan…?? : (

Bila suatu hari nanti aku bertemu dengannya kembali.Aku ingin meminta maaf kalau aku telah menyakiti hatinya…
Andaikan saja dia bisa mengerti dan tau apa yang kurasa..,apa yang akan dia katakan padaku…??
Haruskah pertemanan yang ku mulai dari rasa ketulusan ,berakhir sedih.Aku tidak pernah menginginkan hal seperti ini.Sayangnya..,dia tidak pernah melihat dengan hatinya akan apa yang telah terjadi.Atau aku yang salah…?!
Maafkan Aku.., ” Someone “.

Puisi Untukmu…

” Luka Itu “

Aku minta maaf
Bukannya aku tak melihat
Kau datang menyapaku disini
Aku hanya ingin kau mengerti
Bahwa aku menyayangi dirimu
Rasanya terlalu sakit untukku
Melihat dirimu di dekatku
Berat rasanya hati ini untuk
Mengatakan yang sejujurnya
Kini tiada lagi kata terucap
Hanya senyum yang akan
Menjawabnya untukmu
Atas rasa yang ku rasakan
Mungkin ini yang terbaik
Untukku dan dirimu

For My Friend Special..,” AS “.

( Bogor, 10 September 2009 )

- Ika’ -

Hati yg terluka

11/11/2009

” Kado Buat Ibu…”

Diarsipkan di bawah: Kisahku — ik07 @ 19:11

Kemarin adalah hari ulang tahun ibuku.Dan di hari yang spesial ibu ku tercinta, aku tidak dapat pulang ke rumah.Masih banyak sekali kerjaan yang harus di selesaikan dari kampus.Makannya dari itu aku tidak dapat pulang.Tadinya aku berencana ingin memberi kejutan ke pada ibuku, dengan mengajak adikku membeli sesuatu untuk Beliau.Ternyata tidak dapet ku rencanakan dengan baik dan di luar dugaanku… : )

Hari sebelumnya….

Pagi ini aku menghubungi ibuku.Dan saat ibu ku mengangkat telponnya, aku langsung menyanyikan lagu ” Selamat Ulang Tahun..” untuk Beliau.Aku seakan mendengar tangis kecil dari telpon,mungkin karena ibu merasa terharu kali yach.. : ) rasanya senang bisa menyanyikan lagu itu buat ibu ku tersayang.Lalu aku dan ibu mengobrol.Dan kami pun bercanda – canda berdua.Membicarakan kado gitu dech..,mau tau aja… : D heheh… (rahasia ach..).Tak berapa lama kemudian,aku mengakhiri pembicaraan dengan ibu.Yang ku katakan saat itu, aku ingin pulang dan bertemu bapak, ibu, kakak dan juga adikku… : )

Hari berikutnya…. (di sambung lagi..)

Alhamdulilah..,akhirnya aku bisa pulang juga… : )
Emm..,rencananya hari ini sebelum aku pulang.Aku ingin membelikan kado ulang tahun buat ibuku.Aku tau apa yang akan ku berikan buat ibu.Sebelum aku berangkat ke toko, aku mengirim sms kepada sahabat – sahabatku di rumah.Tapi tidak ada salahnya kan untuk mendapat masukan dari sahabat2 ku… : ) Pasti jawabannya, berbeda – beda.Aku pun mulai mengirim sms nya dan tidak berapa lama kemudian.Aku mendapatkan beberapa sms dari pertanyaan yang ku kirim.

Dan ternyata benarkan jawabannya berbeda – beda.Setelah mendapat masukan dari mereka.Aku pun bersiap – siap berangkat ke toko.Aduuuch sudah tidak sabar rasanya ingin segera bertemu ibu dan memberikan kadonya… : ) kalau di bilang rasanya seperti apa…??
Emm..,yang pasti hati ini merasa senang.Apalagi kado yang akan ku berikan pada ibu,adalah hasil dari uang jajan yang ku tabung selama ini.
Rasanya… Senang…. Senang…. Senang…. dan Senang…
: D hahahahah….

Sesampainya di toko.Aku membelikan sesuatu buat ibuku.Aku mengambilnya dan membayarnya di kasir ( sekalian di bungkus dengan kertas kado).Aku berharap sekali kalau yang ku belikan ini pas di ibu ku.Amiin… : )
Haaahh..,aku senang sekali sudah membelinya.Aku pun berjalan ke luar toko dengan tersenyum senang.Senyum pun terukir dari wajahku.O.. oooww…,banyak orang yang melihat ke arahku.Mungkin mereka berkata ” kenapa nie cewek senyum2 sendirian…?? “.Aku pun tidak mempedulikan mereka akan berbicara apa tentang aku.Yang jelas aku hanya mengikuti suasana hatiku saat ini.Senang sekali… : D ya… ya… ya…

Kemudian aku pergi ke terminal bis Baranang siang.Aku pun naik bis jurusan ke rumahku.Aku tidak sabar untuk memberikannya cepat.Aku ingin melihat ibu ku tersenyum.. : )
Alhamdulilah..,akhirnya sampai juga di rumah.Ku ketuk pintu rumah dan mengucapkan salam, ternyata tidak terkunci.Lalu aku masuk dan ternyata ada jawaban salam dari dalam rumah.Ternyata ibu dan bapak sedang menonton TV.Aku masuk dan menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun”.Aku melihat ibu ku tersenyum dan aku pun mencium serta memberikan ucapan selamat ultah untuknya.

Kemudian aku mengambil kado yang ku taruh dalam tas renselku.Dan memberikannya pada ibuku.Ibuku pun tersenyum dan berkata ” Ya Allah..,segala ngasih kado.Sudah dapet ucapan selamat aja udah cukup..” (sambil tersenyum senang).Aku pun merasa senang saat melihat ibuku tersenyum dan memakainya.Dan Alhamdulilah..,apa yang ku berikan pas di ibu ku… : D Yeeaaahh..,heheh…

Sekian kisahku untuk hari ini.Sampai berjumpa di lain waktu… : )

kado special untuk ibu

( Bogor, 31 Oktober 2009 )

08/11/2009

” Cinta..”

Diarsipkan di bawah: Puisi Baru — ik07 @ 19:33

Ku rangkai kata kata
Menjadi sebuah kalimat
Yang memiliki makna
Dalam hati yang terdalam
Mewarnai setiap hariku
Dengan hadirnya di sini
Yah, ini adalah cinta
Rasa yang selalu hadir
Dan takkan pernah mati

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.